Ini Syarat Pengambilan Motor Knalpot Brong di Polres Sumenep

  • Whatsapp
(Kiri) AKP Deddy Eka Aprianto, Kasatlantas, Bersama (kanan) AKP. Widiarti Setioningtyas, SH., Kasubag Humas Polres Sumenep

SUMENEP, RadarBangsa.co.id – Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasatlantas) Kepolisian Resor (Polres) Sumenep Jawa Timur, menyampaikan syarat dan ketentuan pengambilan kendaraan bermotor roda dua yang dibawa dan ditahan karena menggunakan knalpot brong dan ban kecil beserta lainnya. Proses pengambilannya baru bisa diambil oleh pemilik kendaraan setelah dilakukan gelar sidang. Pemilik bisa mengambil motornya dengan langsung datang ke Mapolres Sumenep di bagian tilang dengan menunjukkan Surat Tanda Nomer Kendaraan (STNK) dan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB), serta bukti-bukti sidang. Sabtu, (15/2/2020).

Lembih lanjut AKP Deddy Eka Aprianto, Kasatlantas Polres Sumenep menyampaikan bahwa, selain itu pemilik kendaraan bermotor yang hendak mengambil, juga harus membawa sparepart asli bawaan dari pabrik yang keluar pertama. Sama halnya dengan knalpot atau ban serta yang lainnya harus diganti dilengkapi semua.

Bacaan Lainnya

“Jadi bagaimana keluar dari Polres sudah sesuai standart aturan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ),” tegasnya.

Selanjutnya dinyatalan bahwa kendaraan bermotor yang ditahan, namun masih belum diambil oleh pemilik, meskipun sudah digelar sidang tidak ada batas waktu untuk pengambilan. Dan apabila sudah lama tidak diambil, maka akan dilakukan cek fisik dengan cara melakukan pengecekan nomor rangka dan nomor mesin kendaraan.

“Dengan demikian, akan diketahui apakah kendaraan bermotor tersebut ada kaitannya dengan tindak pidana atau tidak,” pungkasnya.
(ONG)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *