Isue Suspek Corona di Sampang Meruncing, Keluarga Mahasiswa China Asal Omben Somasi RSUD dan Dinkes

  • Whatsapp
Laili dan Ibunya di dampingi LPBH NU Sampang

SAMPANG, RadarBangsa.co.id – Merasa tidak nyaman dengan munculnya isue pasien Suspek Corona di RSU dr Muhammad Zyn Sampang Sri Astutik warga Dusun Pesanggrahan Desa Rapa Laok Kecamaran Omben Somasi Rumah Sakit dan Dinkes setempat

Dengan Pendampingan dari Lembaga Penyuluhan dan Bantuan Hukum Nahdlatul Ulama (LPBH) NU Sampang, Ibu dari Laili Nadhifatul Fikriya Mahasiswa S2 Shandong mendatangi RSU dr. Muhammad Zyn dan Dinkes untuk menyerahkan surat Somasi kamis siang 13/2

Read More

Melalui Lukman Hakim SH Sekretaris LPBH NU Sri Astutik meminta Plt Kepala Dinkes serta Direktur RSU dr Muhammad Zyn meminta maaf baik secara langsung maupun tertulis kepada pihak keluarga dan proses tersebut dipublikasikan

Selain itu agar Direktur RSU dr Muhammad Zyn menindak tegas oknum petugas kesehatan yang membuat informasi hoax

Selanjutnya Sri Astutik mengingatkan jika Somasi 1×24 jam tidak ditindaklanjuti maka akan melakukan upaya hukum sesuai ketentuan yang berlaku

Menurut Lukman Hakim SH munculnya isue Suspec Corona sangat mengganggu ketenangan baik bagi Sri Astutik maupun Laili Nadhifatul Fikriya

Pasalnya munculnya isue itu pasca pemulangan Laili Nadhifatul Fikriya dari China dan disebutkan dalam chatingan WhatsApp group yang beredar merupakan pasien kiriman dari Kecamatan Omben

Saat di konfirmasi terkait Somasi, dr Titin Hamidah Direktur RSU dr Muhammad Zyn hanya menjawab tidak benar dan berita hoax

Namun saat diulang untuk memberikan konfirmasi adanya Somasi, sampai berita ini di angkat baik dr Titin Hamidah maupun Plt Kepala Dinkes termasuk Sekretaris Dinkes belum memberikan tanggapan

Sebelumnya selasa 11/2 merebak isue ada pasien ruang Tulip RSU dr Muhammad Zyn terjangkit Suspec Corona

Isue itu bermula dari chatingan WhatsApp Group yang diduga berasal dari salah satu ruangan Rumah Sakit milik Pemerintah

Namun malam itu juga Direktur RSU dr Muhammad Zyn dr Titin Hamidah membantah
“Berita hoax, dan tidak benar,”bantahnya saat itu usai melakukan investigasi

Menurutnya pasien tersebut mengidap TB Paru dan sudah dirawat di ruang Tulip. (Her)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *