Jadi Bentuk Pendapat Masyarakat, Mundurnya Sekdes Desa Giripurno Kota Batu

  • Whatsapp
Kades Desa Giripurno Kecamatan Bumiaji Kota Batu, Tetap melakukan upaya proses Surat Pengunduran diri Sekdesnya pada Pihak Camat Bumiaji yang belum dikantonginya secara syah

KOTA BATU, RadarBangsa.co.id – Mundurnya Sekretaris desa (Sekdes) Desa Giripurno Kencamatan Bumiaji kota Batu terhitung mulai Bulan Maret 2021 hingga akhir Juni 2021, menjadi pertanyaan masyarakat. Fungsi dan tugas sebagai Sekdes Giripurno digantikan oleh pejabat sementara yang dinamakan Kordinator pelayanan terkait Pemerintahan desa serta pertanggungjawaban pelaksanaan program-program kerja yang ada di Pemdes Giripurno. Awal mundurnya Sekdes bernama Ali dan mantan ketua BPD desa Giripurno itu,”kata Kades Suntoro, waktu Pemdes Giripurno bersama BPD, LPM dan perangkat desa yang lain akan melaksanakan pergeseran fungsi tugas dan jabatan perangkat desa. Dengan dasar pertimbangan dan penilain kinerja perangkat desa yang ada waktu itu, masih kurang ada perubahan atau masih ada perangkat yang kurang pas dalam menduduki jabatan yang sudah diembanya,”ucap Kades Giripurno,Selasa(29/6).

“Berdasar dari evaluasi dan fungsi bidang perangkat sesuai penilaian BPD dan LPMD serta Kades, kinerja perangkat desa perlu dilakukan pergeseran jabatan dan fungsi sesuai bidang masing-masing yang mumpuni. Sistim pergeseran jabatan maupun fungsi perangkat desa yang sesuai progresnya dilakukan uji kopetensi baik tertulis maupun wawancara,untuk menilai kemampuan bidang perangkat yang akan ditugasi oleh Kades berdasar data dari BPD maupun LPMD,”cerca Suntoro.

Bacaan Lainnya

“Saya faham dan mendengar langsung rumor yang berkembang di masyarakat desa Giripurno, bahwa paska mundurnya Sekdes Pak Ali, ada yang bilang kebijakan Kades Suntoro tebang pilih, ada lagi info itu sengaja Sekdes akan diganti. Nah hal-hal opini ini mestinya masyarakat tahu dan memahami ketika Pemerintah desa Giripurno akan melakukan rotasi jabatan maupun fungsi dari perangkat desa, bertujuan untuk membangun sebuah pelayanan masyarakat maupun fungsi perangkat benar-benar bisa berjalan sesuai fungsinya dan mendukung visi misi Kepala desa,”terang Suntoro.

Lebih lanjut, selama Sekdes Pak Ali tidak masuk kantor terhitung mulai Bulan Maret -April 2021 dia tetap menerima haknya sebagai Sekdes. Namun sejak terhitung 60 hari tidak masuk kantor, maka hak dan kuwajibanya tidak bisa dilakukan. Karena mengacu dari surat pengunduran diri dari yang bersangkutan yang disampaikan pada Kepala desa tidak dilengkapi dengan bubuhan materai dan tanggal dalam tanda tangan surat pengunduruan diri itu.

“Artinya, surat pengunduran diri dari Sekdes bisa dikatakan surat pengunduran sementara yang belum bisa dikuatkan acuan untuk landasan hukum. Saya, dan BPD serta perangkat desa yang lain, tetap menghormati apa yang jadi kemauan Sekdes Pak Ali. Maka dengan berjalanya waktu, karena Pemerintah desa dalam menjalankan program kerjanya sebagai pelayan masyarakat, tidak boleh mengharapkan atau menggantungkan dari Sekdes saja. Biarpun tanpa sekdes tetap program-program desa harus berjalan, agar tidak terjadi hambatan pelayanan pada segala sektor di masyarakat desa Giripurno,”urainya.

“Menanggapi hal ini, kami dan petugas fungsi yang ada di desa Giripurno, sudah melakukan koordinasi langsung pada pihak Pemerintah Kecamatan, menyikapi terkait surat pengunduran diri sementra Sekdes sebagai pelengkap atau lampiran agar Camat Bumiaji mengeluarkan surat resmi atau bentuk surat keputusan (SK) agar jabatan Sekdes desa Giripurno segera disyahkan secara devitif siapa yang pantas menjabatnya yang sesuai uji kopetensi yang sudah dilakukan di kantor desa Giripurno beberapa bulan yang lalu.

Dan perlu kita sampaikan pula,sebelum proses berjalan uji kopetensi bagi perangkat maupun sesudah terjadinya Sekdes mengundurkan diri, tetapi kami selaku pimpinan Desa, tetap mempertahankan sodara Pak Ali agar tidak mengundurkan diri dari Perangkat desa Giripurno. Namun itu tergantung dari pribadi sodara Ali berkenan atau tidak. Tetapi saya berupaya agar yang bersangkutan tetap mengabdi di kantor desa biarpun tidak menduduki jabatan Sekdes, dasar alasan Sekdes mengundurkan diri hanya dua kalimat,”Saya sudah Capek” ucap Sekdes Ali yang ditirukan Kades Suntoro.

Sementara itu Sekdes Desa Giripurno Ali dihubungi berkali-kali melalui pesawat telponnya dengan nada sambung pada pukul 17.10 WIB, tetapi tidak mau mengakatnya, sewaktu mau dikonfirmasi Media sampai berita ini ditunkan.

(wan)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *