Jajaran Polsek Wiyung Ungkap Kasus 378

0
51

SURABAYA,Radarbangsa.co.id – Unit Reskrim Polsek Wiyung berhasil menangkap salah satu tersangka dalam kasus tipu gelap yang terjadi di rumah makan ayam goreng Nelongso Ruko Babatan Pratama Wiyung Surabaya, kamis (2/5/2019).

Tersangka yang berhasil diamankan yakni, Samsul arifin (36 tahun) asal Desa Sendang, Kel Labeng, Kec. Labeng, Kab. Bangkalan Madura. Sedangkan tersangka atas nama Rafi masih dalam pengejaran pihak berwajib.

Kapolsek Wiyong Kompol Drs. Rasyad melalui Kanit Reskrim Ipda Wahyu Ngabekti menjelaskan, kedua tersangka berpura-pura memesan nasi 27 bungkus di rumah makan ayam goreng Nelongso.

” Kedua tersangka juga sempat makan di TKP. Selanjut tersangka Rafi meminjan sepeda motor korban dengan alasan mengambil uang di ATM, ” jelasnya.

Karena tidak kunjung kembali, korbanpun mulai menaruh curiga, ditambah lagi tersangka Samsul Arifin tidak mau membayar 27 nasi yang sudah dipesan dan berusaha kabur.

” Korbanpun spontan berteriak “maling”, sehingga tersangka sempat mendapat bogem mentah pengunjung yang berada di lokasi, ” terangnya.

Beruntung, saat kejadian, tersapat anggota Polsek Wiyung yang sedang melaksanakan patroli, sehingga nyawa pelaku berhasil diselamatkan dari amukan warga.

” Selanjutnya tersangka dab barang bukti sepeda motor milik tersangka langsung diamankan ke Mapolsek Wiyung, ” ungkapnya.

Dari pengakuan tersangka, sudah melakukan aksi tipu gelap sebanyak 3 kali di 3 TKP yakni di Jl. Tambak Wedi Gang 13 Surabaya, Warkop Jl. Indrapura Surabaya dan terakhir di rumah makan ayam goreng Unit Reskrim Polsek Wiyung berhasil mengungkap menangkap salah satu tersangja dalam kasus tipu gelap yang terjadi di rumah makan ayam goreng Nelongso Ruko Babatan Pratama Wiyung Surabaya, Senin (15/04/2019) sore.

Tersangka yang berhasil diamankan yakni, Samsul arifin (36 tahun) asal Desa Sendang, Kel Labeng, Kec. Labeng, Kab. Bangkalan Madura. Sedangkan tersangka atas nama Rafi masih dalam pengejaran pihak berwajib.

Kapolsek Wiyong Kompol Drs. Rasyad melalui Kanit Reskrim Ipda Wahyu Ngabekti menjelaskan, kedua tersangka berpura-pura memesan nasi 27 bungkus di rumah makan ayam goreng Nelongso.

” Kedua tersangka juga sempat makan di TKP. Selanjut tersangka Rafi meminjan sepeda motor korban dengan alasan mengambil uang di ATM, ” jelasnya.

Karena tidak kunjung kembali, korbanpun mulai menaruh curiga, ditambah lagi tersangka Samsul Arifin tidak mau membayar 27 nasi yang sudah dipesan dan berusaha kabur.

” Korbanpun spontan berteriak “maling”, sehingga tersangka sempat mendapat bogem mentah pengunjung yang berada di lokasi, ” terangnya.

Beruntung, saat kejadian, tersapat anggota Polsek Wiyung yang sedang melaksanakan patroli, sehingga nyawa pelaku berhasil diselamatkan dari amukan warga.

” Selanjutnya tersangka dab barang bukti sepeda motor milik tersangka langsung diamankan ke Mapolsek Wiyung, ” ungkapnya.

Dari pengakuan tersangka, sudah melakukan aksi tipu gelap sebanyak 3 kali di 3 TKP yakni di Jl. Tambak Wedi Gang 13 Surabaya, Warkop Jl. Indrapura Surabaya dan terakhir di rumah makan ayam goreng Nelongso Jl. Raya Babatan Pratama Wiyung Surabaya.

” Aksi yang terakhir berhasil digagalkan. Tersangka akan dijerat dengan Pasal 378 KUHP dan atau pasal 372 KUHP, ” tegasnya Jl. Raya Babatan Pratama Wiyung Surabaya.

” Aksi yang terakhir berhasil digagalkan. Tersangka akan dijerat dengan Pasal 378 KUHP dan atau pasal 372 KUHP, ” tegasnya.

Reporter-Al-Ris.

LEAVE A REPLY