Jalan ini Jadi Sorotan, Diduga di Bangun Diatas jalan Kabupaten

PASURUAN, RadarBangsa.co.id – Anggaran Dana Desa ( ADD) dan Dana Desa (DD) tidak diperkenakan pengunaannya untuk membangun aset milik daerah atau masih dibawah kewenangan kabupaten. Pasalnya DD ataupun ADD hanya diperuntukan untuk membangun kewenangan aset milik desa yang bersifat padat karya demi ke langsungan perekonomian warga desa setempat.

Demikian dipertegas oleh ketua lembaga swadaya masyarakat (LSM) Garda Nusantara Pasuruan. “Terdapat beberapa aturan yang berkaitan dalam penggunaan DD ataupun ADD, antaranya Permendagri Nomor 19 Tahun 2016 tentang pengelolaan aset milik daerah, Permendes. PDTT RI, nomor 16 tahun 2018 tentang prioritas penggunaan dana desa.

Bacaan Lainnya

“Kalau bicara aturan dari kedua peraturan tersebut, sudah jelas pihak desa tidak boleh menggunakan DD atau ADD untuk pembangunan yang sifatnya adalah milik kewenangan kabupaten. Pastinya dalam penggunaan ADD dan DD haruslah mengacu dalam peraturan tersebut,” tegas Zainal.

Ditambahkannya, batasan Рbatasan maupun kewenangan kewenangan penggunaan Dana Desa yang diaturkan dalam  aturan tersebut benar-benar harus diperhatikan oleh Pemerintan Desa dalam penggunaan Dana Desa. Sehingga tidak menimbulkan permasalahan hukum kedepannya.

“Kalau tidak mau berhadapan dengan hukum, diharapkan kepada para Kepala Desa (Kades) selaku kuasa pengguna anggaran (KPA) maupun perangkat desa selaku pelaksananya, agar bijak dalam pengunaan ADD dan DD sesuai dengan aturan yang berlaku,” tegas Zainal arifin, Selaku ketua Garda Nusantara Pasuruan, Selasa (9/11/ 2021).

Saat dikonfirmasi media ini terkait pembangunan jalan paving yang berada di dusun Surogalih desa Pucangsari kecamatan purwodadi Pasuruan. Yang dibangun dengan anggaran dari Dana desa tahun 2021, sebagaimana hasil temuan media dilokasi pengerjaan jalan paving desa Pucangsari yang diduga dibangun di atas jalan milik kawasan Kabupaten Pasuruan. 

Terpisah MK (30) warga sekitar yang ditemui media ini menjelaskan “Iya mas, jalan paving ini baru saja dibangun oleh Pemdes Pucangsari panjangnya Kurang lebih 250.M, lebar 3,8 M. sebelumnya jalan aspal tapi sudah rusak parah.terangnya

Ditempat terpisah Kepala Desa (Kades) Pucangsari yang di hubungi media ini via selulernya, “tidak benar kalau jalan itu dibangun diatas jalan kabupaten, dalam peta tidak masuk jalan kabupaten, karena saya sudah mengusulkan di Musrenbang tidak pernah terealisasi untuk perbaikan jalan tersebut.

Dikarenakan rusaknya sangat parah, warga sekitar menghendaki untuk dilakukan perbaikan mengingat musim penghujan akan datang, jelasnya

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *