Jalan Poros Kabupaten di Lumajang Sering Buat Warga Nyungsep, Warga Lakukan Penambalan dengan Biaya Swadaya

Ketika warga Desa Jambe Kumbu melakukan Penambalan pada jalan poros Kabupaten. (Dok Foto Warga, for Riyaman)

LUMAJANG, RadarBangsa.co.id – Sering membuat pengguna jalan Nyungsep, Warga Desa Jambe Kumbu, Kecamatan Pasrujambe, Kabupaten Lumajang Jawa Timur melakukan penambalan pada jalan poros kabupaten penghubung antar dua kecamatan, Kecamatan Pasrujambe dan Senduro.

Kepala Desa Jambe Kumbu, Subairi, ketika dikonfirmasi Radarbangsa.co.id, melalui sambungan telepon seluler nya, Minggu malam (8/1/2023) membenarkan adanya kegiatan warganya yang melakukan penambalan pada jalan poros kabupaten tersebut. “Ya benar, warga saya yang telah melakukan penambalan itu mas,” kata orang nomor satu di Desa Jambe Kumbu ini.

Bacaan Lainnya

Menurutnya, jalan tersebut telah banyak memakan korban. “Sering membuat pengguna jalan terjatuh, kasihan”, ucap Subairi.

Jadi, lanjut Subairi, warga melakukan penambalan, di cor dengan semen. “Biaya swadaya itu,” jelasnya kemudian.

Subairi mengaku sudah sering mengusulkan terkait dengan jalan tersebut. ” Sudah sering saya usulkan di Musrenbangcam. Tapi kayaknya tahun ini katanya yang mau di perbaiki. Semoga saja di tahun ini,” akunya.

Sofyan Kepala Dusun Desa setempat mengamini, Kades Subairi, kalau jalan berlubang itu memang sering membuat para pengguna jalan terjatuh. “Alhamdulillah, sekarang sudah di tambal dengan swadaya warga mas, semoga bisa bertahan lama,” ungkap Sofyan, ketika dihubungi media ini melalui pesan WhatsApp nya, Senin (9/1).

Dikatakan Sofyan, kalau penambalan yang dilakukan oleh warga tersebut pada bulan lalu, tepatnya pada hari Sabtu 24 – 27 Desember 2022. “Ya, pada akhir bulan tahun 2022 lalu”, jelasnya.

Pak Mistopo warga Sukorejo, Kecamatan Pasrujambe, yang keseharian nya selalu melalui jalan tersebut menyampaikan rasa terimakasihnya kepada warga Jambe kumbu yang telah melakukan penambalan pada jalan poros kabupaten yang memang sangat rawan kecelakaan itu. Dan dirinya juga mengaku turut menyumbang dalam kegiatan tersebut.

“Ya, saya sebagai pengguna jalan juga turut berpartisipasi, walaupun tidak banyak. Tapi demi jalan biar enak, dan juga demi kebersamaan,” kata Mistopo.

Sementara itu, Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat ( LSM ) Aliansi Masyarakat Peduli Lingkungan ( AMPEL ) Lumajang, Arsyad Subekti sangat menyangkan adanya jalan Pasrujambe yang tidak segera dilakukan perbaikan.

“Saya berharap kepada pemerintah kabupaten Lumajang, khusunya kepada Dinas PUTR, agar sesegera mungkin melakukan perbaikan,” pinta Arsyad, Senin (9/1) dengan mimik wajah serius.

Menurutnya, jalan tersebut adalah salah satu akses yang paling dekat dari Kecamatan Pasrujambe ke Kecamatan Senduro, dan sebaliknya.

Dikatakannya Arsyad, kalau tidak segera dilakukan perbaikan, dikhawatirkan kerusakan akan semakin meluas. “Ya jelas lah, kalau dibiarkan, lama lama kan meluas kerusakannya”, jelasnya.

Pada kesempatan terpisah, PLT. Kepala Dinas Pekerjaan Umum Tata Ruang ( DPUTR ) Kabupaten Lumajang, Agus Siswanto ketika dikonfirmasi media ini, Senin ( 9/1 ) melalui pesan berantai WhatsApp belum berhasil dikonfirmasi, demikian juga ketika dikonfirmasi melalui telephon seluler nya belum memberikan jawaban resmi kedinasan, terkait kapan jalan tersebut akan dilakukan perbaikan.

Berdasarkan Pantauan RadarBangsa.co.id, sebelum warga melakukan penambalan, Jalan tersebut memang sangat membahayakan para pengguna jalan, banyak lubang lubang dan rusak parah yang siap menjungkirbalikkan para pengguna jalan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *