Jalan Protokol Desa Tanjung Sari Rusak Parah dan Memprihatinkan

  • Whatsapp
Kondisi jalan poros (protokol) desa Tanjung Sari Kecamatan Agrabinta, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat rusak parah. (Nst)

AGRABITA, CIANJUR, RadarBangsa.co.id – Jalan poros (protokol) desa Tanjung Sari, Kecamatan Agrabinta Kabupaten Cianjur, Provinsi Jawa Barat rusak parah. Kondisi itu semakin memprihatinkan ketika musim hujan tiba.

Pemerintah desa Tanjung Sari, JUANDA di dampingi Kaur Kesra desa Tanjung Sari itu menceritakan kepada Jurnalis RadarBangsa.co.id saat bersilaturrahim ke Kantor desa Tanjung Sari, Senin (22/02/2021) tentang kondisi jalan di desanya rusak parah.

Bacaan Lainnya

Dan telah dilakukan upaya-upaya pembangunannya, salah satunya menganggarkan Dana Desa (DD) yang tahapannya sudah dimulai dengan penyediaan material berupa pasir.

Langkah berikutnya, desa telah mangajukannya pada musrenbang kabupaten, karena diperkirakan dana desa tidak mencukupi untuk pembangunan infrastruktur jalan tersebut.

Selanjutnya kades menerangkan, jumlah penduduk desa Tanjung Sari Kecamatan Agrabinta, Kabupaten Cianjur, Provinsi Jawa Barat ini berjumlah 4.350 jiwa, 1.525 Kepala Keluarga (KK), tersebar di 19 Rukun Tetangga (RT), 3 Rukun Warga (RW), dan 3 dusun bermata pencaharian atau sumber penghidupannya mayoritas petani dan ada sekitar 250 kepala keluarga (KK) sebagai nelayan.

Adapun skala prioritas pembangunan desa kita adalah pembangunan infrastruktur jalan ini, baik jalan poros (protokol) desa, jalan lingkung, dan jalan-jalan penunjang perekonomian masyarakat.

Andaikata kita hitung secara keseluruhan, panjang jalan desa yang akan kita bangun ini hampir tidak masuk akal panjangnya, tapi itulah kenyataannya.

Jalan poros yang sedang rusak parah ini ada sekitar 3 (tiga) kilo meter (km), dan di desa Tanjung Sari ini tidak ada Jalan pusat, jalan provinsi, maupun jalan kabupaten, melainkan seluruhnya adalah “jalan desa”.

Pembangunan infrastruktur jalan ini bila kita anggarkan dari dana desa saja kami sangat berkeyakinan dana desa tidak mencukupi, melainkan ada semacam perhatian dari pemerintah daerah, provinsi, maupun pemerintah pusat untuk membantu anggaran dana pembangunan infrastruktur jalan ini.

Masyarakat kita sangat optimis sekali pembangunan infrastruktur jalan ini akan berjalan dengan baik dan lancar.

Sebagai modal dasar desa untuk memulai pembangunan infrastruktur desa ini boleh disaksikan secara kasat mata, di pinggir jalan ini kita telah memulai pengangkutan material, dan pelaksanaan pembangunannya Inshaa Allah di bulam Maret 2021 mendatang.

Sementara peningkatan ekonomi masyarakat di desa Tanjung Sari ini melalui pemerintah desa dapat dibilang belum ada melainkan baru sebatas suport atau penyemangat kepada masyarakat oleh Kepala desa di seketika ada kegiatan atau kebetulan bertemu, maupun di perjalanan, dan ataupun saat silaturrahim, karena saya sendiri baru beberapa bulan ini dilantik sebagai Kepala desa Tanjung Sari ini.

“Dan kami selama beberapa bulan ini masih melanjutkan kegiatan-kegiatan sebelumnya di samping penanganan covid-19. Inshaa Allah, kegiatan kita mulai berjalan baru tahun 2021 ini. Jelas Kades dengan senyum penuh optimis”.

Kaur Kesra desa Tanjung Sari menambahkan, “masyarakat desa Tanjung Sari ini sumber penghasilannya adalah petani, buruh tani, dan sebahagian nelayan”.

Adapun hasil bumi yang mereka dapatkan atau mereka peroleh seperti; gabah padi, timun, semangka, pisang, pepaya, dan banyak lagi lainnya, nilai jualnya sangat rendah, karena kondisi jalan desa Tanjung Sari ini kurang mendukung. Jelasnya meyakinkan.

Selama covid-19 ini ada, hasil bumi masyarakat desa Tanjung Sari ini pemasarannya kurang, harga jatuh, pupuk langka, kalaupun ada jual pupuk harganya mahal.

Terpisah, Salah seorang masyarakat desa Tanjung Sari berinisial R (60) mengatakan; “kerusakan jalan di desanya semakin parah setelah hujan turun dengan deras”. Tak ayal, jalan yang berlobang dengan diameter lebih dari satu meter itu berubah jadi kubangan.

Jalan rusak parah itu mulai dari depan sekolah SDN Tanjung Sari sampai ke dalam dekat pantai. Namun sebenarnya jalan rusak itu mulai dari simpang desa

Bahkan pantai desa Tanjung Sari ini cukup indah untuk objek wisata, dan pengunjungnya rame jika jalannya bagus.

“kami yakin, kami percaya, kepada Kades Tanjung Sari Bapak JUANDA yang baru di lantik sekarang, bersama-sama dengan masyarakat pembangunan di desa Tanjung Sari ini Inshaa Allah “SUKSES”.

Namun, kami masyarakat bermohon kepada pemerintah, baik kabupaten, provinsi, maupun pemerintah pusat, tolong bantu desa Tanjung Sari ini untuk membangun infrastruktur jalan, karena dana desa kami sedikit dan tidak cukup untuk bangun jalan ini. Paparnya penuh harap.

(AE. Nasution)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *