Jangan Anggap Sepele, Polsek Tikung Minta Ponpes di Lamongan Rutin Cek Instalasi Listrik

- Redaksi

Sabtu, 3 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kanit Binmas Polsek Tikung memberikan imbauan kepada pengurus Ponpes Al Musa’adah terkait keamanan instalasi listrik. (ist)

Kanit Binmas Polsek Tikung memberikan imbauan kepada pengurus Ponpes Al Musa’adah terkait keamanan instalasi listrik. (ist)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Kepolisian Sektor (Polsek) Tikung memberikan imbauan kepada para pengurus serta putra-putra kiai (Gus) di lingkungan Pondok Pesantren Al Musa’adah yang berada di Dusun Klating dan Dusun Takeran, Desa Takeranklating, Kecamatan Tikung, Kabupaten Lamongan.

Imbauan tersebut disampaikan melalui Kanit Binmas Polsek Tikung, Aipda M. Irawan, sebagai upaya antisipasi terhadap potensi bahaya yang berkaitan dengan instalasi listrik di lingkungan pesantren.

“Kami mengimbau kepada seluruh pengurus untuk melakukan pengecekan secara berkala terhadap kabel dan semua peralatan yang berhubungan dengan kelistrikan di area pondok,” ujar Irawan kepada para pengurus, Senin (28/4) kemarin.

Menurutnya, keselamatan para santri dan seluruh elemen di lingkungan pondok harus menjadi prioritas bersama. Ia menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap kondisi instalasi listrik, apalagi di area yang kerap menjadi pusat aktivitas harian para santri.

“Ini penting demi memastikan keamanan para santri, pengurus, dan siapa pun yang berada di dalam lingkungan ponpes. Jangan sampai terjadi hal-hal yang tidak diinginkan akibat kelalaian kecil,” tegasnya.

Ia juga meminta pengurus tidak bosan melakukan pengecekan menyeluruh terhadap fasilitas pesantren, terutama ruangan-ruangan yang sering digunakan untuk kegiatan belajar, ibadah, dan aktivitas santri lainnya.

“Tempat-tempat seperti asrama, dapur, ruang kelas, hingga masjid, harus dicek benar-benar. Pastikan tidak ada kabel yang terkelupas atau peralatan listrik yang sudah tidak layak pakai,” tambah Irawan.

Tak hanya soal kelistrikan, Kanit Binmas juga mengingatkan pentingnya komunikasi antara pesantren dan pihak kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas).

“Kami juga meminta agar semua informasi sekecil apa pun yang berkaitan dengan situasi keamanan dan ketertiban bisa segera disampaikan kepada Polsek Tikung. Ini bagian dari upaya bersama menciptakan wilayah hukum yang kondusif,” tandasnya.

Menanggapi imbauan tersebut, salah satu pengurus Ponpes Al Musa’adah, Gus Marzuqqi, menyampaikan apresiasi kepada pihak kepolisian yang telah memberikan perhatian serius terhadap keselamatan lingkungan pesantren.

“Kami menyambut baik imbauan ini. Keselamatan para santri tentu menjadi tanggung jawab kami bersama,” ujarnya.

Ia mengakui bahwa keamanan instalasi listrik sering kali menjadi hal yang terabaikan di tengah kesibukan aktivitas pesantren. Oleh karena itu, imbauan dari kepolisian menjadi pengingat penting bagi seluruh pengurus.

“Kami akan segera mengatur jadwal pengecekan rutin dan menyusun standar pengawasan untuk memastikan seluruh fasilitas aman digunakan,” tambahnya.

Gus Marzuqqi juga menegaskan bahwa pihaknya akan lebih aktif berkoordinasi dengan aparat setempat guna menjaga ketertiban dan keamanan di lingkungan pesantren.

“Insyaallah, kami siap mendukung upaya Polsek Tikung dalam menjaga harkamtibmas di wilayah kami. Semoga ini menjadi awal sinergi yang lebih kuat antara pesantren dan kepolisian,” tandasnya.

Lainnya:

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Jalan Santai UNA Ramai Ribuan Warga, Masa Depan SDM Asahan Disinggung
BLT Buruh Rokok Kembali Cair, Khofifah Tegaskan Negara Tak Boleh Abai pada Pekerja
BLT Buruh Rokok Rp2,5 Miliar Cair di Surabaya, Khofifah Soroti Daya Beli Keluarga
Khofifah Cairkan BLT Rp2,5 Miliar untuk Ribuan Buruh Rokok di Surabaya
Jembatan Putus Muratara Lumpuhkan Akses, Wagub Sumsel Janji Bangun Permanen
Pelayanan Publik Asahan Disorot, DPR RI dan Ombudsman Turun Tangan
Khofifah Resmikan Karantina Terpadu Jatim, Ekspor-Impor Kini Dipercepat
Gubernur Khofifah Resmikan Karantina Terpadu Jatim, Ekspor-Impor Kini Lebih Cepat

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 21:55 WIB

Jalan Santai UNA Ramai Ribuan Warga, Masa Depan SDM Asahan Disinggung

Sabtu, 9 Mei 2026 - 21:39 WIB

BLT Buruh Rokok Kembali Cair, Khofifah Tegaskan Negara Tak Boleh Abai pada Pekerja

Sabtu, 9 Mei 2026 - 21:31 WIB

BLT Buruh Rokok Rp2,5 Miliar Cair di Surabaya, Khofifah Soroti Daya Beli Keluarga

Sabtu, 9 Mei 2026 - 10:03 WIB

Jembatan Putus Muratara Lumpuhkan Akses, Wagub Sumsel Janji Bangun Permanen

Sabtu, 9 Mei 2026 - 09:57 WIB

Pelayanan Publik Asahan Disorot, DPR RI dan Ombudsman Turun Tangan

Berita Terbaru