Janjikan Bisa Meringkan Hukuman, Oknum LPA Pasuruan Dilaporkan ke Polres

Ketua LSM Cinta Damai Hanan dan Zubaidi saat di depan ruangan Satreskrim polres Pasuruan dengan menunjukan bukti laporan (Dok Foto Zaqi)

PASURUAN, RadarBangsa.co.id– Lembaga Perlindungan Anak (LPA) yang tupoksinya sebagai lembaga untuk menaungi kasus terhadap anak-anak, kini mulai dipertanyakan kredibilitasnya.

Seperti yang telah dialami oleh Zubaidi warga Desa Minggir Kecamatan Winongan Kabupaten Pasuruan, yang merasa ditipu oleh salah satu oknum LPA Kabupaten Pasuruan berinisial DE dengan iming-iming dapat meringankan hukuman terduga tersangka dengan syarat setor sejumlah uang kepada dirinya.

Bacaan Lainnya

Zubaidi bersama Hanan saat ditemui awak media pada Hari Rabu (29/06/22) di depan ruangan Pidana Umum (Pidum) Polres Pasuruan membeberkan kronologi bagaimana dirinya merasa ditipu oleh DE, hingga pada akhirnya mengadukan oknum pengurus LPA tersebut ke Polres Pasuruan.

Didampingi oleh salah satu keluarga yang juga ketua LSM Cinta Damai Hanan, Zubaidi mengadukan oknum pengurus LPA Kabupaten Pasuruan karena telah memberikan janji palsu tanpa ada realisasi komitmen yang telah disepakati.

Hanan menuturkan Bahwa oknum LPA yang berinisial DE tersebut memberikan iming iming atau janji keringanan hukuman terhadap keluarganya, yang waktu itu tengah kesandung kasus hukum.

“Oknum tersebut meminta sejumlah uang yang mencapai puluhan juta rupiah kepada adik saya, dengan imbalan atau janji bisa meringankan hukuman yang tengah dihadapi oleh salah satu keluarga,” papar Hanan.

Permintaan uang yang diminta oleh oknum LPA tersebut diberikan karena dia sebut-sebut nama hakim dan jaksa dengan menyampaikan “biar saya yang ngurusi jaksa hakim” kata oknum LPA yang berinisial DE tersebut.

Mediasi juga sudah saya lakukan dengan berusaha menghubungi oknum tersebut agar dilakukan pengembalian uang yang telah dia terima karena tidak sesuai dengan janji dan komitmennya pada keluarga saya.

“Beberapa kali sudah saya chat WA agar uang yang pernah diminta dulu dikembalikan saja, tidak pernah dibalas dan hanya dilihat saja. Saya telp juga tidak pernah diangkat bahkan sekarang sulit dihubungi,” ungkap Hanan dengan nada geram.

Karena keinginan kami dari keluarga untuk pengembalian uang tersebut tidak digubris, maka dengan keluarga memutuskan untuk mengadukan oknum LPA berinisial DE tersebut ke Polres Pasuruan. jelas Hanan

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.