Kades Warukulon Lamongan Lakukan Fogging Menyeluruh

Petugas saat melakukan penyemprotan atau fogging di Desa Warukulon Kecamatan Pucuk, Sabtu (25/12)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Bahaya Demam Berdarah Dengue (DBD) musim penghujan saat ini. Pemerintah Desa Warukulon melakukan penyemprotan atau fogging secara menyeluruh, Sabtu (25/12).

Kades Warukulon Nurhasan mengatakan, penyemprotan ini sebagai salah satu upaya pencegahan untuk memutus rantai penyebaran DBD secara keseluruhan. Utamanya di wilayah Warukulon ini.

Bacaan Lainnya

“Ketika populasi nyamuk Aedes Aegypti sedang tinggi, fogging dimungkinkan bisa cepat menurunkan populasinya. Fogging juga dilakukan sebagai salah satu metode pengendalian faktor penyebab penyakit DBD,” ucap Kades.

Meski demikian, kata dia, karena nyamuk tetap menyisakan telur dan jentik atau larva. Untuk menghindari resistensi nyamuk terhadap insektisida atau pencemaran udara, maka tindakan fogging ini juga harus diikuti dengan upaya pencegahan lainnya.

“Agar rantai penyebaran demam berdarah benar-benar terhenti. Salah satu upaya yang bisa dilakukan adalah dengan menguras dan membersihkan tempat yang menjadi penampungan air,” tuturnya.

Ia menjelaskan, hendaknya menutup secara rapat tempat penampungan air agar tidak menjadi tempat perkembangbiakan nyamuk. Serta mendaur ulang atau memanfaatkan barang-barang bekas.

“Kegiatan pencegahan lainnya, bisa dengan menggunakan obat nyamuk, menaburkan bubuk larvasida pada tempat penampungan air, menggunakan kelambu saat tidur dan memelihara ikan pemangsa jentik,” terangnya.

Menurut dia, alat fogging yang berisikan Lavion tersebut kemudian dicampur dengan solar hingga mengeluarkan asap tebal lalu disemprotkan ke arah rumah-rumah penduduk.

“Fogging menyisir 1800 rumah warga, ruang kantor, sekolahan, balai desa, gorong-gorong, taman, dan banyak lagi tempat-tempat fasum di Warukulon yang lainnya,” ungkapnya.

Kades juga berpesan, warga senantiasa menjaga kesehatan dengan menjalankan perilaku hidup sehat dan bersih. Pola hidup sehat adalah bentuk dari pencegahan terhadap penyakit demam berdarah.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *