Kadisnakertrans Jatim Mengelar JMF Virtual 2021

Kadisnakertrans Jatim, Himawan Estu Bagijo membuka Job Market Fair Virtual 2021 di Kantor BLK Surabaya

SURABAYA, RadarBangsa.co.id – UPT Balai Latihan Kerja (BLK) Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Jawa Timur menggelar Job Market Fair (JMF) Virtual 2021 di Kantor BLK Surabaya, Jl. Dukuh Menanggal III / 29, Surabaya.

JMF merupakan salah satu upaya membantu masyarakat mencari pekerjaan di masa pandemi Covid-19 dengan jalan memfasilitasi pencari kerja dan perusahaan.

Bacaan Lainnya

Agenda JMF Virtual 2021 berlangsung selama lima hari mulai 20-24 September 2021. Para pencari kerja bisa mendaftar melalui website https://surabayajobmarketfairvirtual.com, kemudian memilih perusahaan yang diminati.

Kadisnakertrans Jatim, Himawan Estu Bagijo menjelaskan, pelaksanaan Job Market Fair Virtual 2021 merupakan tahapan dari proses pelatihan yang telah dilakukan oleh BLK. Tujuannya untuk memberi kesempatan penempatan kerja bagi peserta BLK.

“Mereka bisa bertemu dunia kerja, dunia industri yang memang membutuhkan skill yang sudah kita latih,” tutur Himawan setelah membuka Job Market Fair Virtual 2021. Kamis, (23/9/2021).

Kehadiran Job Market Virtual 2021 sekaligus metode baru penyaringan skill pencari kerja di tengah pandemi Covid-19.

“Karena kita nggak bisa langsung membuka kehadiran mereka berkerumun. Sehingga pendaftaran melalui virtual. Sebagian juga wawancara bisa virtual. Kemudian hari ini ada beberapa perusahaan yang melakukan offline,” ungkapnya.

Himawan juga berharap dukungan dari pemerintah provinsi agar menyesuaikan kebutuhan anggaran untuk giat semacam ini.

Karena kehadiran job market memberi peluang bagi para peserta memasuki dunia kerja yang berimbas pada kesejahteraan. Seperti mengurangi angka pengangguran dan kemiskinan.

“Karena mereka akan menerima upah dan itu akan menurunkan angka kemiskinan,” jelasnya.

Himawan menambahkan, jika angka kemiskinan banyak terdapat di pedesaan atau daerah rural. Sedangkan angka pengangguran banyak ditemukan di perkotaan (urban). Sehingga kehadiran job market memberi napas baru.

“Itu sebabnya dengan kegiatan seperti ini khususnya mereka yang ada di urban di perkotaan itu bisa masuk dunia kerja sesuai dengan kompetensi yang kita lakukan,” paparnya.

Himawan menargetkan 3000 pelamar sepanjang gelaran job market. Tercatat sampai saat ini pendaftar telah mencapai 2900 orang.

“Ada 1000 lowongan yang bisa dimasuki. Dan anak-anak itu boleh satu orang melamar tiga job, nanti yang mana yang cocok,” bebernya.

Tahapan seleksi berupa seleksi administrasi, kompetensi dan wawancara.

“Target out came 1000 dunia kerja yang terserap, nanti kita minta report sebulan setelah ini biasanya kita bisa rilis berapa dari job fair itu kemudian penempatan,” tutupnya.

Perlu diketahui, Job Market Fair Virtual 2021 kali ini diisi juga dengan Seminar Online, Interview Online, dan Podcast Pelatihan Kerja.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *