‘Kalitengah Peduli’ 100 Paket Sembako Diberikan Warga kurang Mampu Terdampak Covid -19

  • Whatsapp
Saat memberikan bantuan sembako

PASURUAN, Radarbangsa.co.id – Komunitas Pemuda Dusun Kalitengah, Desa Karangjati, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan mengelar kegiatan Bakti Sosial (Baksos) bagi-bagi sembako kepada warga yang tidak mampu, yatim piatu, dan karena terdampak pandemi Corona atau Covid-19, kamis (21/05 /2020 )

Jumlah total sembako yang dibagikan sebanyak 100 paket, yang isinya terdiri dari beras 5 kg, Mie instan, gula, dan minyak goreng.

Bacaan Lainnya

Kegiatan baksos tersebut dilakukan 2 gelombang , gelombang pertama 13 paket sembako di berikan kepada yatim piatu, gelombang ke dua 87 paket sembako di berikan warga yang kurang mampu dan terkena dampak pandemi covid 19.

Cara pembagiannya juga dilakukan dengan mendatangi rumah warga tidak mampu, dan yatim piatu yang sebelumnya telah didata oleh tim komunitas pemuda Dusun Kalitengah.

“Ya sembako kita antar ke rumah yatim piatu , warga tidak mampu dan terdampak pandemi covid 19 , sesuai data tim komunitas pemuda Dusun Kalitengah , untuk menjaga agar tidak berkerumun,” kata Saiful bachri, mewakili komunitas Pemuda Dusun Kalitengah yang melakukan giat.

Menurut mbah iful panggilan akrabnya kegiatan sosial ini digelar murni untuk membantu warga Dusun Kalitengan yang tidak mampu dan anak yatim piatu yang terdampak pandemi Covid-19.

Anggarannyapun bukan berasal dari dana APBD, tetapi berasal dari iuran sukarela teman-teman pemuda Dusun Kalitengah yang tergabung dalam group WhatsApp Pemuda Dusun Kalitengah , Dan ada beberapa bantuan dari donatur yang tidak mau di sebut namanya.

“Ini tidak ada unsur politik atau pencitraan, tapi ini murni kegiatan sosial yang tujuannya membantu warga tidak mampu.

Selain itu, kagiatan seperti ini agar dijadikan contoh oleh pejabat – pejabat dalam melakukan kegiatan sosial tanpa ada embel-embel politik dan pencitraan.

Mohon maaf yang sebesar besarnya, jika masih ada tetangga kita yang terdampak dan belum tersentuh oleh “Kalitengah Peduli”, sekali lagi mohon maaf, mungkin untuk kedepannya kita harus lebih “Kompak” lagi pungkasnya.

(Ank/Eko)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *