Kampung Tangguh Semeru, Jadi Magnet Desa Wisata Kota Batu

  • Whatsapp
Atas Kades Pendem Triwahyuwono Effendi, Juga Nampak Anggota TNI&Petani sedang tanam Padi

KOTA BATU, RadarBangsa.co.id – Kampung Tangguh Semeru, yang berada di dusun Pendem Desa Pendem Kecamatan Junrejo Kota Batu, secara kebetulan juga berada di lahan demplot ketangguhan pangan yang berada di lahan persawahan seluas 35 hektar. Lahan persawahan yang menjadi kebanggaan masyarakat desa Pendem itu sebagai satu-satunya wilayah yang memproduksi tanaman padi di Kota Batu.

” Seperti dilihat pada dinamika saat ini, kemajuan pada segala bidang yang harus bisa kita ikuti, semisal kami dari Pemerintah desa Pendem, sudah memberikan pelayanan cepat tepat sesuai kebutuhan masyarakat, juga bidang insfrastruktur pada dusun-dusun sudah banyak yang kita lakukan pula,”terang Kades Pendem Tri Wahyuwono Effendi, ketika dikonfirmasi Radar Bangsa, Sabtu (1/8/2020)

Read More

“Ditengah badai Covid-19 yang sampai saat ini masih belum ada kepastian sampai kapan akan berakhir, tetapi kami dari pihak Pemerintah desa, selalu mengawal dan monitoring apabila ada masyarakat desa Pendem yang samapi terkonfirmasi Covid-19, maka akan kita lakukan penanganan secara cepat. “Berbekal kesadaran dan patuh dari protokol Dinas Kesehatan, maka desa Pendem,tercipta Kampung Tangguh Semeru yang disampaikan langsung Walikota Dewanti Rumpoko dan komando Gugus Covid-19 dalam ini, Kapolres Batu AKBP. Harviadhi Agung Prathama, pada beberapa pekan lalu,”urainya.

“Kampung Tangguh Semeru itu, bisa jadi magnet dan daya tarik tersendiri bagi wisatawan nantinya. Hal ini bisa dibuktikan oleh masyarakat dusun Pendem, yang secara nyata kebersamaan dan bergotong royong juga rasa memiliki desanya sangat tinggi. Konsep Kampung Tangguh Semeru dusun Pendem,merupakan gagasan yang tepat dalam mendukung visi misi Walikota Batu Desa Berdaya Kota Berjaya,”ucap Kades Pendem.

Berawal dari Kampung Tangguh Semeru dusun Pendem, Pemerintah desa Pendem memberikan dukungan moril dan matriel, untuk mendorong kreativitas masyrakat dusun Pendem, dalam menciptakan desa wisata di area perasawahan dengan fasilitas jalan paving lebar 4 meter dan sepanjang hampir 800 meter. “Jalan ini bisa menghubungkan dua dusun langsung antara dusun Pendem dan dusun Sekarputih.

“Semoga apa sudah dilakukan masyarakat dusun Pendem, dalam menumbuhkan potensi desa menciptakan destinasi desa wisata akan makin nampak, berimplementasi bisa mendorong terjadinya kesejahteraan, perekonomian berangsur meningkat. Maka yang sering kami sampaikan kebersamaan,keberagaman,gotong royong, komunikasi langsung maupun tidak langsung pada masyarakat selalu dilakukan, bertujuan agar supaya pembangunan segala bidang di desa Pendem bisa diwujudkan,”ungkap Tri Wahyuwono.

(Wan)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *