Kembali Terpilih Sebagai Ketua AKD Gresik, Siapa dia

by -

GRESIK, RadarBangsa.co.id – Setelah dilakukan pemilihan, akhirnya Nurul Yatim akhirnya terpilih menjadi Ketua AKD (Asosiasi Kepala Desa) se-Kabupaten Gresik dalam Musda (Musyawarah Daerah) AKD 2019 yang digelar di Wisma Ahmad Yani, Jalan Veteran, Gresik, Kamis, 17/10/2019.

Sebelumnya, Nurul Yatim sudah menjabat sebagai ketua AKD Kabupaten Gresik yang dilaksanakan di Hotel Singgasana, Surabaya. Pria yang kini menjabat sebagai Kepala Desa (Kades) Baron, Kecamatan Dukun Kabupaten Gresik ini unggul dengan perolehan 145 suara mengalahkan dua kandidat lainnya.

Urutan kedua adalah Kades Iker-Iker, Kristono, Kecamatan Cerme dengan perolehan suara sebanyak 78 suara, dan posisi ketiga Ngadimin, Kades Kembangan, Kecamatan Kebomas memperoleh 5 suara. Total suara yang hadir 228 suara, sementara suara tidak sah 0 suara.

Setelah dinyatakan menang dalam pemilihan, Nurul Yatim mengatakan, akan merangkul semua kades tanpa membeda-bedakan. Perbedaan dalam pemilihan menurut Nurul Yatim merupakan hal biasa, salanjutnya dia akan merangkul semua kepala desa se-Kabupaten Gresik tanpa terkecuali untuk kesejahteraan masyarakat desa.

“Mereka (Kristono – Ngadimin) adalah senior saya yang selama ini banyak mengajari saya. Saya akan terus belajar dari keduanya,” terang Nurul Yatim.

Nurul Yatim juga akan lebih meningkatkan sinergitas antara Pemdes dengan pemerintah Kabupaten Gresik, Salah satu kebijakan pemerintah Kabupaten Gresik yang harus berpihak pada pemerintah desa menurut Nurul Yatim adalah masalah banjir tahunan di Kali Lamong wilayah Gresik Selatan yang harus segera ada solusi dari pemerintah Kabupaten Gresik.

“Ada point point yang akan kita perjuangan, salah satunya adalah penanganan kali lamong yang menjadi prioritas dalam pengurusan AKD yang harus dicarikan solusi,” jelasnya.

Kebijakan pemerintah Kabupaten Gresik lainnya yang harus pro dengan pemerintah desa adalah kesejahteraan kades dan perangkat desa agar lebih diperhatikan.

“Kita akan memperjuangkan kesejahteraan teman teman kepala desa bersama perangkat dengan menggunakan PP 11 Dalam PP 11 gaji disebutkan perangkat 2 juta, Sekdes 2,2 juta, dan kepala desa 2,4 juta atau dibulatkan menjadi 2,5 juta dan itu Wajib dilaksanakan ditahun 2020,” lanjutnya.

Tampak hadir dalam pemilihan Ketua AKD kali ini, Wabup Gresik Moh Qosim, Kasi Intel Kejari Gresik, Ketua DPRD Gresik Fandi Akhmad Yani, Wakil Ketua DPRD Asluchul Alif, serta Camat se-Kabupaten Gresik. (Jack)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *