Home / BERITA HARI INI / Kepala Desa Girimulya, WS Diduga Berakhlak Bejat Berani Hoo Hi Hee Isteri Orang
[Foto] Kades yang diduga berbuat mesum

Kepala Desa Girimulya, WS Diduga Berakhlak Bejat Berani Hoo Hi Hee Isteri Orang

MAJALENGKA,radarbangsa.co.id –
Sudah jadi kewajiban, pemimpin yang baik itu pertama harus bisa memimpin dirinya sendiri, keluarganya, dan kemudian rakyatnya, tidak mementingkan diri sendiri sedangkan rakyatnya terlantar. 
Juga harus bisa memberi contoh dengan berperilaku yang baik bagi masyarakatnya, dengan mengedepankan etika bermasyarakat dan menjunjung tinggi norma-norma Agama.

[Foto] Wanita idaman lain..yang bahenol dan menggoda
Ironis apa yang dilakukan oleh Kepala Desa Girimulya WS,ini sangatlah memalukan bahkan menjadikan tamparan keras dan bikin malu bagi Kepala Desa lainnya, dikarenakan Wawan berani selingkuh dengan salah satu wanita yang masih bersuami sah baik Agama maupun Negara.

Wanita yang dimaksud ialah Gn warga Kecamatan Jatitujuh, entah ilmu apa yang dimiliki oleh Wawan sampai bisa menggaet Gn, padahal Gn sedang menikmati kehidupan berkeluwarga dengan Wn dikarunia dua orang anak dan bergelimpang harta, rumah bagus, 2 unit roda empat dan sepeda motor kawasaki ninja 4 tax dimilikinya.

Menurut penelusuran yang di lakukan oleh awak media dari beberapa narasumber menerangkan bahwa, dugaan perselingkuhan Kepala Desa Girimulya, Banjaran Bapak WS, dengan Ibu Gn isteri dari Wn, salah satu warga Kecamatan Jatitujuh.

“Kami mengetahui tentang dugaan perselingkuhan/perbuatan zina yang sudah dilakukan oleh Kepala Desa Girimulya, Banjaran Bapak WS dengan Ibu Gn isteri dari Wn.

Asal mula halini terkuak, sekira hari jum,at malam sabtu tgl 20 april 2018, pukul 18,30 ba,da sholat magrib, masyarakat desa Girimulya dihebohkan dengan satu kejadian, yaitu saat masyarakat keluar dari Mesjid depan kantor desa Girimulya habis melaksanakan Sholat Magrib tiba tiba datang menghampiri 2 orang, dan dibelakang terparkir 2 unit mobil dengan masih terisi penumpang.

Dari 2 orang tersebut yang satu orang mengaku bernama Wn dan mempunyai seorang isteri yang bernama Gn, Wn bercerita, “Saya kesal sama Wawan Kepala Desa Girimulya, dia telah meruksak rumah tangga saya dengan cara berselingkuh dengan isteri saya (Gn), bahkan dia telah melakukan Nikah sirri dengan Gn, karena alasan dia Gn mengaku seorang janda.

Dan sekarang isteri saya sedang hamil 2 minggu padahal saya sudah tiga bulan tidak pernah tidur satu ranjang dengan isteri saya” begitu Wn menjelaskan kepada kami sambil nada kesal.

Saat ditemui dirumahnya, Wn sang suami ibu Gn menjelaskan, “Betul memang telah terjadi perselingkuhan isteri saya Gn dengan Kepala Desa Girimulya, Banjaran Wawan Setiawan.

Namun saya pasrah, karena saya malu nanti keluwarga bisa tercemar” jelas Wn dengan nada lirih.

Untuk melengkapi inpormasi awak media mengirimkan surat konfirmasi kepada Kepala Desa Girimulya WS, Sos dengan Nomor: KFR – RB – III – 13 -2018.
Namun sampai berita ini dimunculkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepala desa Girimulya.

Menurut UU RI No 6 Tahun 2014 Tentang Desa, dalam Pasal 51
Perangkat Desa dilarang:
a. merugikan kepentingan umum;
b. membuat keputusan yang menguntungkan diri sendiri, anggota keluwarga, pihak lain, dan/atau golongan tertentu;
c. menyalahgunakan wewenang, tugas, hak, dan/atau kewajibannya;
d. melakukan tindakan diskriminatif terhadap warga dan/atau golongan masyarakat tertentu;
e. melakukan tindakan meresahkan sekelompok masyarakat Desa;

Mengenai sanksi yang dapat diterima oleh pelaku perselingkuhan yang mengarah ke perbuatan zina, merujuk pada ketentuan Pasal 284 ayat (1) angka 1 huruf a KUHP, pelakunya diancam pidana penjara paling lama sembilan bulan. Hal ini berlaku untuk Perempuan maupun laki-laki yang menjadi selingkuhannya, atau sebaliknya
Menurut Pasal 284 ayat (1) Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (“KUHP”) yang berbunyi: Pasal 284
(1). Diancam dengan pidana penjara paling lama sembilan bulan:

1. a. seorang pria yang telah kawin yang melakukan gendak (overspel) , padahal diketahui bahwa pasal 27 BW berlaku baginya,

b. seorang wanita yang telah kawin yang melakukan gendak , padahal diketahui bahwa pasal 27 BW berlaku baginya,
2. a. seorang pria yang turut serta melakukan perbuatan itu, padahal diketahuinya bahwa yang turut bersalah telah kawin ;
b. seorang wanita yang telah kawin yang turut serta melakukan perbuatan itu, padahal diketahui olehnya bahwa yang turut bersalah telah kawin dan pasal 27 BW berlaku baginya.

Reporter : Ato – Nanang

Check Also

Kembali Terjadi Tanah Longsor Di Wilayah Kabupaten Pacitan

Pacitan, Radarbangsa.co.id –Hujan dengan intensitas tinggi menguyur beberapa wilayah di Kabupaten Pacitan mulai sore hari, …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *