Kepala Desa Martajasah Bangkalan Telah Merealisasikan Proyek P3-TGAI Anggaran Tahun 2021

BANGKALAN, RadarBangsa.co.id – Keputusan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat nomor 308/KPTS/M/2021 tentang Penetapan Daerah Irigasi Penerima Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) tahun anggaran 2021.

Hal tersebut telah mempertimbangkan bahwa untuk melaksanakan ketentuan Pasal 6 ayat (1) Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat ( PUPR) nomor 4 Tahun 2021 tentang Pedoman Penyelenggaraan Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi, hal itu perlu menetapkan Keputusan Menteri PUPR dan P3-TGAI.

Bacaan Lainnya

Di Jakarta pada tanggal 10 Maret 2021 Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat M. Basuki Hadimuljono telah menetapkan 10 poin dalam pelaksanaan P3-TGAI yang diantaranya adalah :
~Daerah irigasi yang dimaksud berjumlah 6.243 (enam ribu dua ratus empat puluh tiga) daerah irigasi dengan 10.000 (sepuluh ribu) penerima P3-TGAI yang lokasinya tersebar di 2.717 (dua ribu tujuh ratus tujuh belas) kecamatan, di 360 (tiga ratus enam puluh) kabupaten/kota, di 33 (tiga puluh tiga)provinsi pada 37 (tiga puluh tujuh) balai besar wilayah sungai atau balai wilayah sungai.

~Penerima P3-TGAI merupakan kelompok masyarakat petani pemakai air yang menerima bantuan paling banyak sebesar Rp 195.000.000 (seratus sembilan puluh lima juta) per lokasi untuk rehabilitasi jaringan irigasi, peningkatan jaringan irigasi, dan/atau pembangunan jaringan irigasi yang dikerjakan atau dihasilkan sendiri oleh P3-TGAI.

~Dalam pelaksanaannya ada satuan kerja yang diberi penugasan untuk melaksanakan P3-TGAI, diberikan alokasi dana operasional paling banyak sebesar Rp 30.000.000 (tiga puluh juta rupiah) per lokasi P3-TGAI untuk pelaksanaan operasional pada satuan kerja, konsultan manajemen balai dan tenaga pendamping masyarakat.
~Keputusan Menteri ini diberlakukan sejak tanggal ditetapkan yaitu tanggal 10 Maret 2021

Menurut data yang diperoleh, kabupaten Bangkalan sendiri tercatat ada 113 penerima P3-TGAI salah satu diantaranya adalah desa Martajasah.
Menurut Kepala Desa Martajasah H. Rahmad SE mengungkapkan kepada awak Media setelah dikonfirmasi di tempat kerjanya Jum’at,Lalu
” Memang benar mas bahwa proyek irigasi tersebut kami laksanakan beberapa bulan yang lalu dan alhamdulillah sekarang sudah selesai penggarapannya tinggal menunggu hasil audit, dan proyek tersebut kami dapat melalui Kelompok Tani (Poktan) yang sudah ada di desa kami ”

H. Rahmad berharap dengan adanya irigasi yang sudah direalisasikan sepanjang 265 meter tersebut warganya bisa menggarap sawahnya walau di musim kemarau, karena saat ini sawah yang mereka garap adalah sawah tadah hujan, imbuhnya.
Selain itu Sang Klebun (Kepala Desa) melanjutkan, dengan adanya irigasi ini di saat musim penghujan air tidak terlalu lama menggenangi sawah, sehingga air bisa dialirkan ke irigasi tersebut. Selanjutnya air terus mengalir sampai ke anak sungai, pungkasnya sambil menunjukkan beberapa proyeknya yang sudah kelar.

(L4N)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *