Kepala Desa Se Rajabasa Gruduk DPRD Lamsel, Terkait hal ini

LAMPUNG SELATAN,RadarBangsa.co.id – Sejumlah Kepala Desa di Kecamatan Rajabasa Kabupaten Lampung Selatan ngelurug ke DPRD terkait penambangan pasir hitam di areal Cagar Alam Gunung Anak Krakatau (GAK) oleh PT Lautan Indah Persada (LIP) dengan Kapal KM Mehad 1masih berlanjut.

Kepala Desa Rajabasa, Herman mengatakan kedatangan para kepala desa ini menyampaikan aspirasi masyarakat untuk menghentikan penyedotan pasir oleh pihak perusahaan.

Bacaan Lainnya

“Kami datangi gedung DPRD, tapi tidak dilayani. Akhirnya kami menuju rumah dinas ketua DPRD yang sedang pembahasan RAPBD. Tapi kami diminta untuk menunggu hingga waktu istirahat nanti sehabis Duhur,”kata Herman, Senin (25/11/2019).

Sebelumnya diketahui, dikabarkan ada sebuah kapal yang hendak  beraksi pada sabtu (23/11/2019) malam dan hendak menyedot  pasir. Warga dan masyarakat pun merekam kapal tersebut,  dan dalam video yang beredar kapal tersebut berjarak 2,5 mil dari bibir pantai. Dari hasil pantauan warga dan LSM, kapal tersebut  bernama KM. MEHAD 1 dalam keadan menyala dan konsisi masih hidup diduga sedang melakukan penyedotan pasir hitam.(Ricky)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *