Keringanan UKT Sarjana dan SPP Pascasarjana IAIN Madura, Rektor : Ini Ketentuannya

Dr. H. Muhammad Kosim, M.Ag., Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Madura. (Ong/Nrsmbr)

PAMEKASAN, RadarBangsa.co.id – Kementrian Agama Republik Indonesia melalui Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Madura, mengeluarkan pengumuman resmi terkait pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT) Program Sarjana (S1) dan pembayaran Sumbangan Pembangunan Pendidikan (SPP) Program Pascasarjana (S2).

Pengumuman Rektor IAIN Madura tersebut dituangkan dalam surat nomor B-232/In.38/R/PP.00.9/01/2021 UKT Program S1 dan nomor B-230.a/In.38/R/PP.00.9/01/2021 untuk SPP Program S2 yang ditandatangani di Pamekasan tanggal 21 Januari 2021 oleh Wakil Rektor II IAIN Madura. Diketahui IAIN Madura beralamat di Jalan Panglegur Km 04 Pamekasan 69371, Jawa Timur. Sabtu (23/01/2021).

Bacaan Lainnya

Dr. H. Muhammad Kosim, M.Ag., Rektor IAIN Madura menyampaikan bahwa program keringanan UKT untuk jenjang pendidikan Sarjana dan pengurangan SPP untuk jenjang pendidikan Pasca Sarjana merupakan program dari Kementerian Agama (Kemenag) RI.

Lebih lanjut ungkap Kosim, terkait keringanan UKT S1 berlaku pada semester genap tahun akademik 2020/2021 pada IAIN Madura atas dampak bencana wabah Covid-19 dengan ketentuan sebagai berikut.

Pertama, bagi seluruh Mahasiswa S1 diberikan keringanan UKT dengan besaran sebagai berikut; UKT Mahasiswa angkatan 2018/2019, 2019/2020, dan 2020/2021 sebesar 20%. Dan UKT Mahasiswa angkatan 2017/2018 sebesar 25%, serta UKT Mahasiswa Alangkatan 2014/2015, 2015/2016, dan 2016/2017 sebesar 30%.

“Khusus UKT Mahasiswa yang orang tuanya dinyatakan positif Covid-19 sebesar 100%,” tegasnya.

Kedua, bagi seluruh Mahasiswa Sarjana/strata 1 diberikan bantuan paket kouta data internet senilai Rp.100.000, yang ditambahkan pada jumlah pengurangan UKT masing-masing mahasiswa.

“Jadi, pengurangan UKT 20% ditambah Rp 100.000. Dan 25% ditambah Rp 100.000, ataupun 30% ditam Rp 100.000,” jelasnya.

Ketiga, bagi Mahasiswa yang orang tuanya dinyatakan positif Covid-19 dapat memperoleh keringanan 100% dengan syarat mengajukan surat permohonan kepada Rektor IAIN Madura dan disertai Surat Keterangan Dokter/pihak yang berwenang. Teknis dan tatacaranya akan diatur kemudian.

Keempat, Masa pembayaran UKT dimulai sejak tanggal 25 Januari 2021 sampai dengan tanggal 11 Pebruari 2021.

Kelima, Ketentuan poin pertama, kedua dan ketiga (1, 2, dan 3) tersebut di atas tidak berlaku bagi mahasiswa penerima beasiswa Bidikmisi/KIP Kuliah dan penerima UKT Nol Rupiah bagi Mahasiswa
Berprestasi.

“Adapun petunjuk dan tata cara pembayarannya dapat dibaca di website:http// iainmadura.ac.id,” terangnya.

Kemudian lanjut Kosim, terkait keringanan SPP Pascasarjana berlaku pada semester genap tahun akademik 2020/2021, pada IAIN Madura dampak bencana wabah Covid-19 dengan ketentuan; Bagi seluruh Mahasiswa Pascasarjana (S2) diberikan keringanan SPP dengan ketentuan; SPP Mahasiswa semester II – IV yang semula Rp 3.750.000 menjadi Rp 2.500.000, dan perpanjangan studi mahasiswa semester V–VIII yang semula Rp 1.250.000 menjadi Rp 950.000.

“Adapun masa pembayaran SPP dimulai pada tanggal 25 Januari sampai 11 Februari 2021. Demikian Pengumuman ini, atas perhatiannya disampaikan terima kasih,” pungkasnya.

(ONG)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *