Keseruan Meet & Greet Para Artis Film Kajeng Kliwon di Surabaya

  • Whatsapp
Press Conference film Kajeng Kliwon di CGV Cinemas BG Junction Surabaya

SURABAYA, RadarBangsa.co.id – Suasana lobi gedung bioskop CGV Cinemas di BG Junction Surabaya, semarak dengan kehadiran para artis film Kajeng Kliwon. Film besutan sutradara Bambang Drias itu, menghadirkan beberapa pemainnya, antara lain Catherine Wilson, Indah Kalalo, Vincent Andrianto, Muthia Datau, Egy Fedly, Susilo Badar, Deva, dan Weda.

Suasana seru terjadi usai para pemain yang hadir bersama penyanyi Aliza Putri tampil. Para pengunjung CGV berebutan untuk foto selfie bersama para artis tersebut. Terutama Catherine Wilson dan Indah Kalalo.

Read More

“Sebentar ya, fotonya gantian,” ucap Catherine melihat para pengunjung yang berusia remaja hingga dewasa terlihat berebut. Seperti yang dilansir Kabarbisnis.com. Minggu, (16/2/2020) sore hari.

“Aku mau foto sama mbak Indah Kalalo, idola saya sejak lama,” kata salah satu warga Tambak Asri yang antri foto dengan Indah Kalalo, Sudarwati.

Film Kajeng Kliwon, merupakan film yang menceritakan tentang ritual budaya Bali, tentang rahinan atau sembayangan Hindu Bali yang dilakukan setiap malam ke 15.

Film bergenre horor ini memang mengambil gambar atau syuting di Bali.

Catherine bercerita mengenai pengalaman selama syuting, yang tidak ada hal mistis yang dialami.

“Meski tanpa gangguan, para jajaran pemain dan kru film Kajeng Kliwon ini tetap harus berhati-hati saat memasuki area-area tertentu,” jelas Catherine.

Film yang mengambil lokasi di Denpasar, Gianyar, Tabanan, dan Buleleng ini bercerita mengenai Agni (Amanda Manopo) seorang dokter muda asli Bali bersama kekasihnya, Niko (Chris Laurent) seorang fotografer asal Jakarta.

Pasangan ini, dalam perjalanan cintanya terusik oleh kehadiran sosok makhluk mistik, Rangda. Rangda merupakan salah satu makhluk yang kerap disebut-sebut dalam berbagai mitologi pengleakan Hindu di Bali.

Bambang Drias, sang sutradara mengatakan, untuk pembuatan film ini memakan waktu kurang lebih empat bulan. Selanjutnya hingga film ini bisa tayang serentak di seluruh bioskop membutuhkan waktu kurang lebih 1 tahun.

“Kebetulan film ini akan tayang serentak, jadi kami melakukan road show di beberapa kota seperti di Bali, Lombok, Surabaya, Solo, Jogja, Lampung sama Medan,” ujar Bambang.

Menurut Bambang, konsep film ini tidak semuanya seram, meski genrenya adalah horor.

“Biar cerita bagus kita bumbui seperti ada percintaan, nah dari percintaan itu muncullah konflik. Makanya, cerita ini saya buat agak romansa dan ditambah soundtrak lagu mellow,” bebernya.

Soundtrack lagu dinyanyikan Aliza Putri, dengan judul “Gak Karuan”. Saat Meet and Greet di Surabaya, Aliza tidak hanya hanya menyanyikan lagu itu, tapi mengawalinya dengan lagu “Kala Cinta Menggoda” yang dipopulerkan almarhum Chrisye serta “Bento” dari Iwan Fals. (Ari)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *