Ketua DPD Partai NasDem Kota Kediri Optimis Menang Pemilu 2024

Adi Suwono, Ketua DPD Partai NasDem Kota Kediri saat membagikan hadiah kepada DPC dan DPRt di Balai Desa Keling yang beruntung

KEDIRI, RadarBangsa.co.id – Setelah mendapatkan mandat sebagai Ketua DPD Partai NasDem Kota Kediri, Adi Suwono langsung tancap gas untuk menghadapi pemenangan Pemilu 2024. Hal itu terbukti saat menghadiri Pengukuhan / Pelantikan DPC dan DPRt se Kecamatan Kepung, Puncu, Kandangan, Badas, dan Pare, di Balai Desa Keling, Kecamatan Kepung, Kabupaten Kediri, Minggu, 31 Juli 2022.

Meski sedang bersama dengan pengurus partai besutan Surya Paloh di Kabupaten Kediri, namun Bos Bukit Daun Hotel dan Resto ini juga tidak mau kalah dengan Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Kediri, Drs. H. Lutfi Mahmudiono, dan Ketua DPW Jawa Timur, Sri Sajekti Sudjunadi, yang membagikan hadiah kepada peserta, sosok yang sempat mencalonkan diri menjadi bakal calon Bupati Kediri ini juga membagi-bagikan hadiah.

Bacaan Lainnya

Ketua DPD Partai NasDem Kota Kediri, Adi Suwono, dikonfirmasi mengatakan, momentum 2024 ini adalah momentum kebangkitan dan restorasi kebangsaan, untuk Partai NasDem khususnya di Kota Kediri. Pihanya juga mengaku akan membuat sesuatu yang lebih baik, dan program-program yang sinergis untuk mendapatkan hasil terbaik.

“Target kami ya pemenang dong, kalau tidak pemenang, ngapain saya duduk disitu. Apapun kita lakukan, jadi pemenang,” katanya penuh optimis.

Adi Suwono, Ketua DPD Partai NasDem Kota Kediri (paling kiri) bersama Bunda Janet dan Pengurus DPD Kab. Kediri saat Pengukuhan / Pelantikan DPC dan DPRt di Balai Desa Keling

Ditanya apa pola kepemimpinannya dalam meraih kemenangan itu dengan melanjutkan program dari Ketua DPD lama, Almarhum H. Nafis Kurtubi, Adi Suwono mengaku salah satunya melanjutkan program yang sudah direncanakan dan menambah program-program baru yang lebih sinergis.

“Setiap kepemimpinan pasti mempunyai kareteristik msing-masing. Tapi saya yakin dan seyakin-yakinnya, Insya Allah kita tujuannya satu, misi kita adalah me-NasDem-kan Kota Kediri, dan Jawa Timur, serta seluruh Indonesia,” tegasnya.

Adi Suwono juga mengungkapkan, untuk PAW (Pergantian Antar Waktu) Anggota DPRD Kota Kediri, yang sebelumnya diduduki Almarhum H. Nafis Kurtubi, ditargetkan pada bulan Agustus mendatang akan sudah selesai.

“Insya Allah bulan depan selesai. Kita kerja cepat, kerja cerdas, kerja simultan untuk melakukan itu,” ucapnya.

Sedangkan untuk pengisian kursi Wakil Walikota Kediri pasca wafatnya Hj. Lilik Muhibbah, menurut Adi Suwono, segera mempersiapkan secara maksimal dengan koordinasi dengan DPW Provinsi Jawa Timur.

“Kursi Wakil Waliko Kediri ini menurut saya sangat seksi. Seksi itu kan menarik. Tetapi ini harus dipersiapkan sedemikian rupa supaya maksimal, artinya tidak salah. Kami mempersiapkan itu, dan selalu koordinasi dengan DPW, sehingga kita memberikan keputusan yang tepat,” jelasnya.

Ditanya apakah nantinya kursi wakil walikota itu akan diisi dari kalangan NU (Nahdlotul Ulama), Adi Suwono mengaku semua terbuka kesempatan sama, bukan cuma dari NU saja, tetapi siapapun yang memang layak, maka akan dicalonkan.

“NasDem kembali kepada restorasi dan Pancasila. Jadi semua mempunyai kesempatan sama, tidak hanya NU, siapapun yang memang layak, akan kita calonkan,” jlentrehnya.

Bunda Janet, didampingi Ketua DPD Partai NasDem Kota Kediri, Adi Suwono, dan DPD Kab. Kediri, Drs. H. Lutfi Mahmudiono, serta Antox Prapungka Jaya saat diwawancarai awak media

Sementara itu, Ketua DPW Jawa Timur, Sri Sajekti Sudjunadi, dikonfirmasi mengenai pergantian kepengurusan DPD Partai NasDem Kota Kediri mengatakan, pergantian itu dilakukan karena Ketua DPD yang lama, H. Nafis Kurtubi meninggal dunia, sehingga sekarang perlu dilakukan pergantian.

“Untuk Kota Kediri, kami kehilangan Almarhum Kakak Nafis, dan digantikan oleh Kakak Adi Suwono. Sedangkan untuk kepengurusan lainnya hanya dilakukan kepada beberapa pengurus yang selama ini tidak aktif, sehingga dilakukan pergantian,” terang Bunda Janet.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.