Ketua Fraksi NHS Tekankan Program Wajib Diniyah Dapat Diterapkan di Semua Sekolah

Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Sumenep, Akis Jazuli

SUMENEP, RadarBangsa.co.id – Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Sumenep, Akis Jazuli meminta Kepada Dinas Pendidikan (Disdik) dapat memberikan perhatian khusus terhadap program wajib Diniyah.

Program keagamaan menurutnya saat ini masih belum diterapkan secara menyeluruh.

Bacaan Lainnya

Program wajib diniyah hanya didominasi oleh sekolah yang ada di wilayah daratan.

“Program wajib Diniyah ini sangat penting. Sehingga pemerintah daerah harus benar-benar mendorong agar program ini bisa diterapkan di semua sekolah,” Ujar Akis Jazuli Pada Senin (16/05/2022)

Ketua Fraksi gabungan Nasdem, Hanura dan Partai Keadilan Sejahtera (NHS) itu mengatakan, Pendidikan agama diharapkan meski berada pada sekolah negeri.

Prilaku ala pesantren dapat diterapkan di Kabupaten Sumenep, sehingga dapat membentuk karakter yang agamis.

“Adanya pendidikan agama bisa menghasilkan generasi muda yang berakhlak,” ujarnya.

Program wajib diniyah telah tertuang dalam Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Sumenep Nomor 4 tahun 2020 tentang Penyelenggara Pendidikan Diniyah, Terang Akis Jazuli.

Data di Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep mencatat, program wajib diniyah belum bisa diterapkan menyeluruh dan didominasi sekolah di daratan.

Politisi sekaligus Pengurus Asian African Youth Goverment (AAYG) ini berharap, dalam hal ini Disdik harus lebih serius dalam program wajib diniyah diterapkan di semua sekolah.

“Jangan sampai ada ketimpangan antara daratan dan kepulauan, jadi harus benar-benar merata. Soal anggaran harusnya tidak menjadi persoalan jika pemerintah daerah mau duduk bersama terkait persoalan ini,” Pungkasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.