Ketua KPU Lamongan Mahrus Ali Lantik 135 PPK, Sukseskan Pesta Demokrasi 2024 Rahasia, Jujur dan Netral

Ketua KPU Kabupaten Lamongan Mahrus Ali melantik 135 panitia pemilihan kecamatan (PPK), di Pendopo Lokatantra Lamongan. Rabu (4/1) (Dok Kmf Lmg for RadarBangsa.co.id)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Lamongan melantik 135 panitia pemilihan kecamatan (PPK) untuk mensukseskan pesta demokrasi 2024 di Lamongan, Rabu (4/1) di Pendopo Lokatantra Lamongan.

“135 PPK yang sudah dilantik harus berintegritas agar dapat mensukseskan pemilu 2024 nanti,” tutur Bupati Lamongan Yuhronur Efendi saat memberikan arahan kepada PPK yang baru saja di lantik pada acara pelantikan dan pengambilan sumpah janji anggota PPK tahun 2024.

Bacaan Lainnya

Momen pemilu menjadi media untuk menciptakan kedaulatan rakyat karena memuat demokrasi yang memiliki prinsip “dari rakyat, oleh rakyat, untuk rakyat”, sehingga harus dilaksanakan dengan memberikan pelayanan yang maksimal agar melahirkan asas luber dan jurdil (langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil) dalam pemilu.

“Para PPK harus mampu memberikan pelayanan yang maksimal dalam pemilu. Selain berkualitas dna berintegritas, kalian semua harus memiliki sikap netral atau tidak memihak. Harus bertekad mengabdi untuk bangsa,” kata Ketua KPU Lamongan Mahrus Ali saat memberikan sambutan usai melantik PPK Lamongan.

Anggota PPK Lamongan yang dilantik sudah mengikuti rangkaian seleksi sejak tanggal 18 Desember, mulai dari tes tulis sistem Computer Assisted Test (CAT) hingga tes wawancara. Dalam setiap Kecamatan terdapat 5 anggota PPK yang memiliki kriteria, tidak menjadi anggota partai politik yang dinyatakan dengan surat pernyataan yang sah atau sekurang-kurangnya dalam waktu lima tahun tidak lagi menjadi anggota partai politik yang dibuktikan dengan surat keterangan dari pengurus partai politik yang bersangkutan, berdomisili dalam wilayah kerja PPS, mampu secara jasmani, rohani dan bebas dari penyalahgunaan narkotika, berpendidikan paling rendah sekolah menengah atas (SMA) atau sederajat, dan tidak pernah dipidana penjara.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *