Ketua PYKB Jatim Tinjau Metode Pembelajaran Berdasarkan Prokes di Lamongan

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Kegiatan kunjungan kerja Ibu Ketua Pengurus Yayasan Kemala Bhayangkari Daerah Jawa Timur beserta rombongan dalam rangka meninjau Metode pembelajaran berdasarkan protokol kesehatan.

Kegiatan pada Rabu, (31/03/2021) ini dihadiri oleh 40 orang dan bertempat di SD Kemala Bhayangkara 5 dan TK Kemala Bhayangkara 75 Lamongan Jl. Kombespol M Duriyat No. 50 Kelurahan Jetis Kecamatan dan Kabjpaten Lamongan.

Bacaan Lainnya

Dalam kegiatan kunjungan kali ini dihadiri oleh Ny. Ully Nico Afinta Ketua PYKB Daerah Jawa Timur, Ny. Via Slamet Hadi Wakil Ketua Bhayangkari Daerah Jawa Timur, Ny. Aniek Sungkono Wakil ketua PYKB Daerah Jawa Timur, Ketua Bidang Sosial PYKB Daerah Jawa Timur.

Juga dihadiri oleh Ketua Badan Umum / Ketbid Pumed PYKB Daerah Jawa Timur, Sekretaris PYKB Daerah Jawa Timur, PIC TK PYKB Daerah Jawa Timur, PIC SD PYKB Daerah Jawa Timur.

Ny. Anita Miko Indrayana Ketua PYKB Cabang Lamongan, Dr. Yuhronur Effendi, MBA Bupati  Lamongan/Ketua Gugus Covid-19 Kab Lamongan, AKBP Miko Indrayana, S.I.K.Kapolres Lamongan, Kompol Argya Satya Bawana, S.H., Wakapolres Lamongan, PJU Polres Lamongan.

Drs. Adi Suwito, M.Pd. Kepala Dinas Pendidikan kabupaten Lamongan, perwakilan guru SD Kemala Bhayangkari 05 Lamongan, pengurus PYKB Cabang Lamongan dan murid pemenang lomba,” terang Iptu Estu Kwindardi Kasubag humas Polres Lamongan.

Sambutan Ketua PYKB Cabang Lamongan Ny. Anita Miko Indrayana menyampaikan, “Saat ini Kabupaten Lamongan dalam zona kuning dan dalam resiko sedang. Menurutnya update jumlah pasien positif Covid-19 33 orang dan sedang menjalani perawatan.

Selain itu kata Anita Miko, aktifitas belajar di Lamongan telah melaksnakan uji coba tatap muka dengan tetap patuhi protokol kesehatan (prokes),” ujar Ketua PYKB Cabang Lamongan.

“Saat ini ada 4 sekolah dan 1 TPQ di Lamongan dibawah naungan yayasan Kemala Bhayangkari Cabang Lamongan. Terdapat 228 siswa dan 38 guru yg melaksanakan prokes pembelajaran. Atensi keselamatam dan kesehatan peserta didik dan pembimbing menjadi prioritas.

Lebih lanjut, kerja sama dengan dinas pendidikan kabupaten Lamongan untuk melaksnakan kegiatam belajar mengajar sesui dengan prokes serta untuk persiapan telah dilaksnakan dengan melengkapi administrasi dan kelengkapan prokes.

Kejasama dengan wali murid sangat diperlukan. Mengenai pembalajaran akan dibagi menjadi bebrapa sesi tanpa mengurangi kualitas pembelajaran. Sistem pembelajaran yang sesuai prokes berkat kerjasama pihak terkait, orang tua peserta didik, Yayasan Bhayangkari dan Dinas pendidikan Kabupaten Lamongan.

Ditambahkan, untuk TK dan SD Kemala Bhayangkari Lamongan atas bantuan hibah Dinas pendidikan Lamongan. Harapan Ketua PYKB Cabang Lamongan ini, mohon kerjasamanya sehingga pelaksanaan pembelajaran dapat dapat sesuai dengan prokes dan berjalan sesuau yang diharapakan,” pinta istri dari Kapolres Lamongan AKBP. Miko Indrayana.

Sementara, Bupati Lamongan Dr. H. Yuhronur Effendi, MBA selaku Ketua Gugus Covid-19 Kabupaten Lamongan menjelaskan, “Saat ini Kabupaten Lamongan berda di zona kuning dengan 33 pasien aktif postif Covid-19 dan akan diusahakan dengan berbagai acara untuk menjadi Zona hijau. Salah satunya dengan program PPKM Mikro.

Kabupaten Lamongan ujar Bupati Yuhronur, terdapat 639 SD dan sebagian sudah uji coba pembalajaran tatap muka dengan tetap patuhi prokes. Di sekolah terus disiapkan agar peningkatan kualitas di masa pandemi covid-19.

Diantaranya telah diresmikan Program wajib baca 1 hari satu buku, telah dilakakukan gerakan sekolah digital.

“Bahwa saat ini kata Bupati Lamongan, Siswa dan Siswi sudah rindu dengan sekolah, untuk itu kami menyiapkam prokes dengan betul betul agar pelaksanaan proses belajar semakin baik,” ujar Bupati Lamongan.

Sementara acara dilanjutkan, pemberian Hadiah kepada guru dan murid SD Kemala Bhayangkari 5 Lamongan bagi pemenang lomba. Yakni dua orang guru sebagai finalis 20 besar Nasional lomba cerdas cermat.

Selain itu juga, dua orang murid sebagai Juara 1 Lomba bercerita dan juara 2  lomba kreasi tari tradisional. Kemudian acara foto bersama Ibu Ketua dengan para pemenang Lomba.

Selanjutnya dilakukan peninjauan metode pembelajaran berdasarkan Prokes di TK Kemala Bhayangkari 75 dan SD Bhayangkari 5 Lamongan, dengan sasaran ruang kelas yang menerapkan prokes, ruang kantor sekolah yang terapkan prokes, ruang Isolasi serta ruang serbaguna. Kemudian peresmian Perpustakan Dharma Ksatria.

(Iful/Edi)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *