Ketum DPP AWPI Resmi Menutup Diklat Jurnalis Perdana di Papua Barat

  • Whatsapp
Ketua Umum DPP AWPI, Hengki Ahmat Jazuli

PAPUA BARAT-SORONG, RadarBangsa.co.id – Diklat jurnalistik yang digelar oleh DPD AWPI Papua Barat, pada Selasa, 11 Agustus 2020 pukul 10.00 WIT telah secara resmi ditutup oleh ketua umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Asosiasi Wartawan Profesional Indonesia (AWPI), di Aula H. Abdul Rauf Abu lantai 1 Masjid Al Amin Jl Merpati Kota Sorong pada Rabu, (12/08/2020) pukul 14.35 WIT.

Pelatihan dasar profesi kewartawanan ini berlangsung selama 2 hari, yang hadir sebagai pembicara utama, Ketua Umum DPP AWPI, Hengki Ahmat Jazuli dan sekjen DPP AWPI, Hendariyanto.

Bacaan Lainnya

Diklat Jurnalis yang diselenggarakan ini dihadiri oleh kurang lebih sebanyak 68 peserta diklat yang berasal dari crew2 AWPI, Pengacara, Akademisi, Kesehatan, LSM dan juga beberapa tokoh Masyarakat.

Dalam sambutan penutupan, ketua umum DPP AWPI menyampaikan bahwa DPP AWPI sangat bangga dengan keberhasilan yang ditorehkan oleh DPD AWPI Papua Barat, pasalnya tidak hanya pelantikan Kepengurusan DPD AWPI Papua Barat, melainkan langsung juga pelantikan Pengurus DPC AWPI Kota Sorong, Pelantikan Pengurus DPC AWPI Kabupaten Tambrau, serta melaksanakan ivent Turnamen voli dan juga Diklat Jurnalistik dalam rentan waktu yang bersamaan.

Keterampilan menejemen ini adalah bukti keberhasilan sekaligus catatan emas yang belum pernah di torehkan di seluruh Indonesia, bahkan organisasi Pers manapun.

Dirinya juga berpesan kepada seluruh crew2 AWPI untuk berbuatlah yang terbaik, walaupun demikian tetaplah jaga Marwah AWPI untuk kedepannya, jangan jadikan AWPI ladang pertandingan tetapi tunjukanlah bahwa AWPI itu organisasi pers yang bermartabat.

Serta terlepas dari kepentingan yang merugikan bangsa dan negara apa lagi menimbulkan permusuhan. Jangan buat kelompok-kelompok atau sekat-sekat, bergandeng tanganlah, saling bersinergi dengan sesama, buatlah AWPI sebagai payung yang bisa berlindung.

Ketum juga berpesan dengan jurnalis dan wartawan yang bergabung di AWPI, saya salut dengan teman jurnalis/wartawan karena berkat goresan tinta dan kepekaan dalam membuat berita sehingga AWPI bisa di kenal oleh publik, khususnya di Papua barat, tetap semangat dalam menjalankan profesi jurnalis / Wartawan, ingat tetaplah selalu berpegang dengan kode etik dan peraturan perundang-undangan.

Buatlah hasil karya tulis yang berbobot agar suatu kelak publik akan mengakui bahwa wartawan/jurnalis AWPI Papua barat juga mampu menghasilkan karya tulis yang terbaik, dan juga jangan pernah berhenti untuk berperan sebagai media penghubung, menyuarakan suara yang tak bersuara atau voice of the foiceles, tutupnya.

Di momen lainya, ketua DPD AWPI Papua Barat Rulaf Siletty dalam sambutannya menyampaikan rasa terimakasih terbesarnya kepada ketua umum DPP AWPI, Sekjen DPP AWPI dan Wakil Sekjen DPP AWPI yang telah hadir dan memberikan perhatian besar terhadap perkembangan Pers di ujung timur nusantara, di bumi kasuari Papua barat.

Rulaf juga menuturkan rasa ucapan terimakasih terdalamnya kepada seluruh panitia pelaksana yang telah bersedia bekerja siang malam, mengorbankan waktu dan tenaga dalam menyukseskan kegiatan ini, ia semoga Tuhan mencatat amal ini sebagai wujud keperdulian kita terhadap kemanusiaan yang terdidik.

Dirinya menjelaskan bahwa dalam rangka pengembangan dan peningkatan kualitas insan pers sebagai agent social control, diklat jurnalis ini bertujuan sebagai training dasar demi meningkatkan kualitas perform wartawan AWPI untuk lebih berkopentensi secara pengetahuan maupun keterampilan yang tetap mengacu pada kode etik jurnalistik, dan Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) AWPI.

Rulaf Siletty “Kini semua tahap telah terlewati, tinggal turnamen voli yang kurang lebih akan selesai dalam waktu dekat ini, kedepannya AWPI akan terus berkontribusi dan mengambil peran dalam mewarnai perjalanan Jurnalistik khususnya di Papua Barat.

Rulaf juga berpesan kepada crew2 AWPI untuk tidak menggubris isu-isu miring yang kerap kali mewarnai perjalanan AWPI di Papua Barat, Kita tunjukan saja karya2 positif dengan kemampuan yang kita miliki, seperti diklat yang telah kita lakukan untuk pendidikan internal wartawan dan turnamen voli untuk pendidikan eksternal Masyarakat.

Selain lewat media, kita juga harus bisa mendidik karakter Masyarakat dengan cara menjadi wadah untuk menyalurkan kemampuan dan keterampilan seperti kegiatan keolahragaan ini, intinya biarlah publik yang menilai, karena sejatinya tujuan mulia Pers adalah untuk memberikan edukasi/pendidikan kepada masyarakat.

Bukan hanya lewat pengetahuan seperti tulisan melainkan juga keterampilan seperti kegiatan keolahragan, jadi untuk menghadapi kritikan, kita tidak perlu membalasnya dengan harus melontarkan kritikan juga, cukup senyumi dan balaslah dengan karya positif, karena Jurnalis Profesional itu tidak baperran” Guyon Rulaf.

Ia juga mengatakan bahwa dalam waktu dekat ini, AWPI Papua Barat akan semakin menancapkan akarnya di seluruh dataran Papua Barat dengan dilantiknya Pengurus DPC Kabupaten Maybrat yang direncanakan akan dilakukan pada tanggal 20 Agustus 2020 mendatang dan DPC-DPC lainnya yang akan direkomendasikan dalam proker DPD.

“Kini walaupun masih terhitung sangat baru, namun langkah demi langkah telah berhasil kami lewati, sekarang saatnya untuk persiapkan langkah ke tahap selanjutnya, UKW”.pungkasnya.

(Iwan Letahiit)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *