KH Marzuki Mustamar Buka Konfercab NU Kabupaten Pasuruan 2021

PASURUAN, RadarBangsa.co.id – Konferensi Cabang (Konfercab) Nahdhatul Ulama Kabupaten Pasuruan 2021, digelar dan dibuka oleh Ketua PWNU Jatim, KH Marzuki Mustamar, di Aula KH Ahmad Jufri, Minggu (19/09/2021).

Pembukaan Konfercab tersebut ditandai dengan pemukulan Bedug yang disaksikan oleh Bupati Pasuruan, HM Irsyad Yusuf (Gus Irsyad); Walikota Pasuruan, Gus Ipul; Ketua PCNU Kabupaten Pasuruan, KH Imron Mutamakkin; Rois Syuriah, KH Muzakki Birrul Alim; dan Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Pasuruan, Ramdhanu Dwiyantoro.

Bedanya, konferensi kali ini dilaksanakan dengan menggunakan sistem hybrid, yakni perpaduan acara luar jaringan (luring) dan dalam jaringan (daring).

Hal tersebut seperti yang dikatakan Ketua Panitia Pelaksana Konfercab NU Kabupaten Pasuruan 2021, Gus Saiful Anam Chalim.

Menurutnya, digelarnya Konfercab secara hybrid tak lain untuk meminimalisir penyebaran Covid-19 melalui kerumunan peserta. Sehingga meski tak semuanya berkumpul dalam satu lokasi, namun tak mengurangi esensi dari konfercab itu sendiri.

“Karena kita masih di tengah Pandemi Covid-19, jadi mau gak mau harus dilaksanakan dengan dua metode alias hybrid. Supaya acara ini tidak menjadi potensi penyebaran covid-19 karena banyak orang yang hadir kalau dijadikan satu,” katanya.

Untuk lokasi utama Konfercab dilaksanakan di Aula Graha KH Ahmad Jufri, Komplek Kantor PCNU Kabupaten Pasuruan. Sedangkan para pemilik hak suara yang terdiri dari Ketua Ranting dan Ketua MWC NU mengikuti konfercab secara daring di 10 titik yang sudah ditentukan.

Diantaranya Kecamatan Kraton, (yang dihadiri oleh dua MWC Sidogiri dan Kraton ). Kemudian Kecamatan Kejayan, Wonorejo (MWC Wonorejo dan purwosari), Kecamatan Gondangwetan (yang diikuti MWC NU Pasrepan dan Gondangwetan), Kecamatan Puspo (Puspo dan Tosari), Kecamatan Winongan (Lumbang dan Winongan), Kecamatan Rejoso (Lekok dan Rejoso), MWC NU Sukorejo dan MWC NU Purwodadi (Tutur dan Purwodadi) serta Kecamatan Grati (Nguling dan Grati).

Sedangkan untuk Pemilihan Ketua PCNU Kabupaten Pasuruan dan Rois Syuriah dilaksanakan secara drive thru. Kata Gus Saiful, pada saat menjelang pemilihan, setiap Ketua Ranting dan MWC sebagai pemilik hak suara akan dimobilisasi ke lokasi pemilihan dengan 45 mobil yang telah disiapkan.

Alurnya, begitu datang, mereka akan masuk ke lokasi melalui pintu utara, kemudian diwajibkan memverifikasi data peserta melalui sistem barcoding. Barulah setelah terverifikasi, maka langsung masuk dan melaksanakan hak memilihnya.

“Kalau sudah selesai memilih, dipersilahkan langsung meninggalkan Aula tanpa singgah lama-lama dan langsung masuk ke mobil kemudian diantar ke kecamatan masing-masing,” jelasnya.

Sementara itu, Bupati Pasuruan, HM Irsyad Yusuf (Gus Irsyad) dalam sambutannya mengucapkan selamat dan sukses dengan gelaran Konfercab NU Kabupaten Pasuruan tahun 2021.

“Selamat berkonferensi. Semoga keputusan yang diambil bisa senantiasa membawa kemajuan dan kemaslahatan bagi NU di Kabupaten Pasuruan,” ucapnya.

Selama ini, sinergitas antara Pemkab Pasuruan dengan PCNU sudah berada pada posisi yang tepat. Dimana Gus Irsyad menegaskan bahwa PCNU sejajar dengan Pemerintah Daerah, sehingga memberikan banyak hal positif untuk kemajuan pembangunan. Baik fisik maupun mental masyarakat.

“Sinergitas antara Pemkab dengan PCNU sudah tepat posisinya. Kami menganggap PCNU sejajar dengan Pemda. Maka dari itu, tanpa doa dan support dari kiyai dan PCNU, kami tidak bisa melaksanakan tugas-tugas memberikan pelayanan publik dengan baik,” tegasnya.

Dijelaskan Gus Irsyad, setiap pengambilan keputusan yang bersifat publik, Pemkab Pasuruan selalu melibatkan para alim ulama. Utamanya dalam memberikan pencerahan terhadap hal-hal yang berpotensi menjadi hoax atau berita bohong di masyarakat.

“Kebiasaan husnudzon, tabayyun, klarifikasi harus kita kedepankan. Inilah budaya dan tradisi Nahdhatul Ulama yang harus kita dukung. Karena era teknologi dan informasi seperti sekarang ini, berita bohong seringkali menjadi bumbu di masyarakat dan menjadi fitnah di mana-mana yang harus segera dibenarkan,” harapnya.

Di sisi lain, dalam Konfercab tersebut, Gus Irsyad juga menerima penghargaan sebagai satu dari 9 tokoh yang selama hidupnya berjasa besar terhadap khidmah Nahdhatul Ulama.

Penghargaan tersebut diserahkan oleh Ketua PCNU Kabupaten Pasuruan, KH Imron Mutamakkin dan Rois Syuriah, KH Muzakki Birrul Alim.

(***/Adk)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *