Khofifah Ajak Muslimat NU di Lamongan, Tafakur Ilallah di Tahun Baru Islam

- Redaksi

Rabu, 31 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) Muslimat Nahdlatul Ulama (NU), Khofifah Indar Parawansa, mengajak ribuan anggota Muslimat NU Lamongan untuk melakukan tafakur Ilallah pada momen Tahun Baru Islam 1446 Hijriah. Ajakan ini disampaikan saat acara Istighosah Akbar yang digelar oleh PC Muslimat NU Lamongan di Gedung Sport Center Lamongan.

“Seiring bertambahnya hari, umur kita juga berkurang. Oleh karena itu, kita harus lebih banyak melakukan tafakur Ilallah,” ungkap Khofifah, mantan Gubernur Jawa Timur periode 2019-2024.

Khofifah berharap dengan meningkatkan kualitas diri di bulan Muharram, Allah SWT akan menambah kebaikan dan nikmat-Nya.

“Mudah-mudahan perjuangan kita di Muslimat NU mendapatkan kemudahan dari Allah, dibukakan pintu-pintu kebaikan, dan hidup kita semakin baik, perilaku, rezeki, serta anak-anak kita juga semakin diberkahi,” tambah Khofifah.

Sementara itu, Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menyampaikan bahwa Kabupaten Lamongan terus mengalami kemajuan dalam indeks pembangunan manusia (IPM). IPM Lamongan meningkat dari 74,02 pada tahun 2022 menjadi 74,53 pada tahun 2023. Penurunan angka stunting juga menunjukkan hasil positif, dari 27,05 persen pada 2022 menjadi 9,4 persen pada 2023.

“Pemerintah Kabupaten Lamongan terus berupaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan pengembangan UMKM sebagai motor penggerak ekonomi berbasis masyarakat,” kata Pak Yes, sapaan akrab Bupati Lamongan. Ia menekankan pentingnya kolaborasi untuk kemaslahatan masyarakat Lamongan.

Ketua PW Muslimat NU Jatim, Masruroh Wahid, menjelaskan bahwa ajaran Sunan Drajat mengenai peningkatan IPM mencakup: memberikan tongkat bagi orang buta (pengetahuan dan iman), memberikan pakaian bagi yang tidak berpakaian (pendidikan moral), dan memberikan payung bagi yang kehujanan (payung hukum, ekonomi, dan kesehatan).

“Memberikan tongkat untuk orang buta berarti memberikan pengetahuan dan iman. Memberikan pakaian berarti pendidikan moral dan akhlak. Memberikan payung berarti menyediakan dukungan hukum, ekonomi, dan kesehatan,” jelas Masruroh.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Lamongan juga menyerahkan satu unit mobil operasi kepada Muslimat NU Lamongan sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan mereka.

Lainnya:

Berita Terkait

Jalan Santai UNA Ramai Ribuan Warga, Masa Depan SDM Asahan Disinggung
BLT Buruh Rokok Kembali Cair, Khofifah Tegaskan Negara Tak Boleh Abai pada Pekerja
BLT Buruh Rokok Rp2,5 Miliar Cair di Surabaya, Khofifah Soroti Daya Beli Keluarga
Khofifah Cairkan BLT Rp2,5 Miliar untuk Ribuan Buruh Rokok di Surabaya
Jembatan Putus Muratara Lumpuhkan Akses, Wagub Sumsel Janji Bangun Permanen
Pelayanan Publik Asahan Disorot, DPR RI dan Ombudsman Turun Tangan
Khofifah Resmikan Karantina Terpadu Jatim, Ekspor-Impor Kini Dipercepat
Gubernur Khofifah Resmikan Karantina Terpadu Jatim, Ekspor-Impor Kini Lebih Cepat

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 21:55 WIB

Jalan Santai UNA Ramai Ribuan Warga, Masa Depan SDM Asahan Disinggung

Sabtu, 9 Mei 2026 - 21:39 WIB

BLT Buruh Rokok Kembali Cair, Khofifah Tegaskan Negara Tak Boleh Abai pada Pekerja

Sabtu, 9 Mei 2026 - 21:31 WIB

BLT Buruh Rokok Rp2,5 Miliar Cair di Surabaya, Khofifah Soroti Daya Beli Keluarga

Sabtu, 9 Mei 2026 - 10:03 WIB

Jembatan Putus Muratara Lumpuhkan Akses, Wagub Sumsel Janji Bangun Permanen

Sabtu, 9 Mei 2026 - 09:57 WIB

Pelayanan Publik Asahan Disorot, DPR RI dan Ombudsman Turun Tangan

Berita Terbaru