Koalisi PPP – NasDem Pilkada Sumenep 2020, Representatif Daratan dan Kepulauan

  • Whatsapp
Abdul Aziz Salim Syabibi, ST (Bang Aziz), saat Pengembalian Formulir Calon Wakil Bupati ke Desk Pilkada PPP, di Kantor DPC PPP Kabupaten Sumenep

SUMENEP, RadarBangsa.co.id – Pemilihan Kepala Daerah Bupati dan Wakil Bupati Sumenep 2020 yang dijadwalkan tanggal 23 September 2020, diwarnai wacana Koalisi pasangan calon (Paslon) sebagai “Representatif” atau Perwakilan Daratan dengan Kepulauan Sumenep. Disebut – sebut sebagai Paslon representatif tersebut, sebagai calon Bupati dari PPP adalah KH. Muhammad Shalahuddin A. Warits, M.Hum (Ra Mamak), dan sebagai bakal calon Wakil Bupati dari Partai NasDem adalah Abdul Aziz Salim Syabibi, ST (Bang Aziz). Diketahui bahwa Ra.Mamak merupakan ketua DPC PPP Kabupaten Sumenep, Pengasuh di Ponpes Annuqayah Lubangsa Guluk-Guluk Sumenep Jawa Timur. Dan Bang Aziz adalah mantan ketua DPD NasDem Kabupaten Sumenep, dan saat ini sebagai salahsatu pengurus di Bappilu DPW NasDem Jawa Timur. Rabu, (22/1/2020).

Pausi Muhfa, Warga Kepulauan Sumenep, mendampingi Bang Aziz ketika pengembalian formulir calon Wakil Bupati ke Desk Pilkada PPP, di kantor DPC PPP Kabupaten Sumenep (21/1), kepada media ini mengatakan bahwa Bang Aziz, salahsatu kader terbaik Partai NasDem yang telah mendapatkan restu dari Partai baik DPP, DPW, Korwil Madura dan DPD NasDem Sumenep, untuk ikut ambil bagian pada Pilkada Sumenep September 2020 mendatang.

Read More

“Kita optimis koalisi PPP – NasDem dapat terwujud. Di parlemen Sumenep NasDem ada 3 kursi dan PPP ada 7 kursi, itu sudah cukup syarat untuk mengusung Paslon pada Pilkada Sumenep 2020 yang akan datang”, tutur Pausi yang juga salahsatu pengurus DPD NasDem Sumenep.

Lebih lanjut Pausi mengatakan bahwa Bang Aziz, selain sebagai kader Partai NasDem yang telah mendapat dukungan Partai, juga merupakan putra daerah asal Kepulauan Sumenep. Dan kita sebagai warga Kepulauan berkewajiban mendukung secara penuh, bahwa Bang Aziz merupakan representatif warga Kepulauan pada Pilkada serentak 2020 di Sumenep.

“Ikhtiar dan Do’a serta dukungan semua elemen masyarakat, agar segala sesuatunya berjalan sesuai harapan bersama,” harapnya.

Abdul Aziz Salim Syabibi, ST., akrab dipanggil Bang Aziz, kepada media ini menyampaikan bahwa, sementara ini masih belum terbangun Koalisi secara resmi, namun sudah ada kesepahaman antara NasDem dan PPP, dan Insya’Allah nanti masing – masing Pimpinan Partai yang akan membangun Komunikasi lebih intensif, sehingga terbangun kesepakatan dalam bentuk Koalisi yang dimaksud.

“Yang paling penting adalah Kendaraan Partai harus siap dan memenuhi syarat sesuai ketentuan dalam Pilkada tersebut,” jawabnya diplomatis.

Lebih lanjut Bang Aziz menyampaikan, selain kendaraannya siap, harus memiliki Nahkoda yang akan membawa laju koalisi secara baik dan berkelanjutan, jangan sampai Nahkoda siap, ternyata kendaraannya yang tidal siap, maka yang terjadi penumpangnya justru bisa terlantar.

“Mekanisme Partai tentu harus kita jalani, dan kewenangan tetap ada ditangan Partai, baik NasDem maupun PPP, dan kita patuh dengan keputusan partai,” pungkasnya.

Dilansir secara dari media matamaduranews.com., Mungkinkah Koalisi PPP-Nasdem di Pilkada Sumenep, (22/1).

Pendaftaran calon Bupati dan calon Wakil Bupati Desk Pilkada DPC PPP Sumenep ditutup 21 Januari 2020.

Ada 3 pedaftar untuk Calon Bupati (Cabup) dan 3 pendaftar untuk Calon Wakil Bupati (Cawabup) di Pilkada Sumenep 2020.

Pendaftar di posisi Cabup adalah Donny M Siradj, Fatah Jasin, dan KH Moh. Salahuddin Am Warits.

Sedangkan tiga pendaftar di posisi Cawabup adalah KH Moh Ali Fikri A Warits, Ach. Yunus dan Azis Salim Syabibie.

Sekretaris DPC Sumenep, M Syukri kepada Mata Madura mengatakan, partainya sebatas menjaring pendaftar Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati. Soal siapa yang direkom sebagai Cabup atau Cawabup tergantung rekomendasi DPP PPP.

Yang pasti, kata Syukri, pendaftar bisa sambil mencari partai koalisi yang bisa memenuhi syarat pendaftar Paslon di KPU.

“Karena PPP hanya memiliki 7 kursi. Jadi butuh 3 kursi lagi untuk bisa mengusung Pasangan Calon (Paslon) ke KPU,” terang Syukri.

Apakah PPP dipastikan mengusung Calon Bupati di Pilkada Sumenep? “Yang pasti kami (PPP, red) hanya membuka pendaftar calon bupati dan calon wakil bupati. Soal kepastian nantilah. Tergantung kondisi,” tambah Syukri.

Sementara, Ketua DPW PPP Jatim, Musyafak Noer pernah menyatakan untuk mencalonkan kader PPP sebagai Calon Bupati di Pilkada Sumenep dan Situbondo.

Musyafak berdalih, dua daerah itu merupakan basis PPP yang perlu merebut kekuasaan lewat momentum Pilkada Serentak 2020.

Sedangkan Azis Salim Syabibie salah satu pendaftar Calon Wakil Bupati di PPP mengaku optimis koalisi PPP-Nasdem bakal terwujud.

Mantan Ketua DPD Nasdem Sumenep ini berdalih, komunikasi elit PPP dan Nasdem sudah lama terjalin. Alasan itu, Azis memilih mendafar sebagai Calon Wakil Bupati di PPP.

“Calon Bupati nanti dari PPP. Wakil Bupati dari Nasdem. Lengkap 10 kursi. PPP 7 kursi. Nasdem 3 kursi. Begitu pembicaraan dari para elit partai,” terang Azis. (ONG)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *