Kodim Tidore Bersama Forkompimda Pringati Hari Pahlawan 10 November

  • Whatsapp

TIDORE, RadarBangsa.co.id – Dengan berpakaian Dinas Parade sebanyak 1 peleton anggota Kodim 1505/Tidore, 1 peleton anggota Polres Tikep, Para PNS lingkungan Pemkot Tikep, dan para pelajar untuk mengikuti upacara peringatan Hari Pahlawan di Halaman depan kantor Walikota Tikep yang juga dihadiri oleh Unsur Forum Koordinasi Pemerintahan Kota Tikep, Veteran, serta para tamu undangan dengan Inspektur Upacara Kapolres Tidore Kepulauan Yohanes Jalung Siram, S.I.K

Dalam amanat Menteri Sosial yang dibacakan oleh Irup Negeri ini mengalami penjajahan yang panjang dan menyakitkan. Berkali-kali, pemberontakan lokal dikobarkan terhadap penjajah dalam kurun waktu 350 tahun, namun selalu mengalami kegagalan. Ratusan tahun kita terpecah-pecah karena politik devide et
impera atau politik adu domba.

Bacaan Lainnya

Para pendiri bangsa ini menyadarinya dengan membangun identitas bahwa kita
semua bersaudara, sebangsa dan setanah air. Inilah pelajaran berharga. Lidi kuat akansulit dipatahkan jika dalam kesatuan. Kita sadar bahwa kita berbeda-beda, tetapi jangan sampai terpecah-pecah oleh perbedaan SARA (Suku, Agama, Ras dan Antar golongan), karena akan membuat mundur jauh ke era sebelum Sumpah Pemuda 1928.

Kita harus terus menggelorakan semangat Gotong royong serta Persatuan dan
Kesatuan Indonesia. Perbedaan justru semakin memperkaya dan memperkuat kita, Bangsa Indonesia. Seraya mengembangkan toleransi terhadap perbedaan yang ada, dengan berdasar seloka : Bhineka Tunggal Ika, berbeda-beda namun tetap satu jua.

Kita harus lebih maju dari tahun sebelumnya. Kita akan buktikan pada dunia, kalau bersama kita bisa mewujudkan cita-cita para Pahlawan. Karena kita bukan bangsa lemah, yang menerima kemerdekaan sebagai hadiah penjajah, secara bersama kita mengalahkan dan mengusir balatentara terkuat dunia.

Pertempuran 10 November 1945 di Surabaya yang kita peringati sebagai Hari
Pahlawan ini harus kita contoh, dengan satu tekad, gigih berjuang dan pantang menyerah tanpa mengenal perbedaan apapun, serta tidak pernah peduli akan keterbatasan atau halang.

Semangat, tekad dan keyakinan pahlawan, harusnya dapat menginspirasi dan
menggerakkan kita semua untuk mengemban misi bersejarah “mengalahkan” musuh bersama yang sesungguhnya, yaitu kemiskinann dan kebodohan dalam arti yang luas. Hal ini sejalan dengan tema Hari Pahlawan 2021 “Pahlawanku Inspirasiku”.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *