Kota Batu Sebagai Hulu Sungai Brantas, yang Mengaliri 17 Kabupaten dan Kota di Jatim

Walikota Batu Dewanti Rumpoko Kaos merah, berpose bersama Kepala OPD dan organisasi pecinta Lingkungan. Usai penandatanganan MoU Shining Brantas.lokasi Coban Talun Kota Batu

KOTA BATU, RadarBangsa.co.id – Momen peringatan Hari Lingkungan Hidup 2021, Pemkot Batu bersama Dinas Lingkungan Hidup melaksanakan penandatanganan dan MoU bersama Shining Brantas berlokasi di Wahana Coban Talun Desa Tulungrejo Kecamatan Bumiaji Kota Batu, Minggu(6/6). Peringatan Hari Lingkungan Hidup tersebut, dimaknahi oleh Pemerintah kota Batu,karena wilayah kota Batu 90 persen masuk dalam catatan disektor produksi pertanian, hamparan hutan,dan produksi pariwisata serta, ditopang pegunungan dan perbukitan yang masih kental dan berhawa sejuk.

“Dengan bermodal faktor alam di kota Batu yang mendukung saat ini, maka dengan bersamaan Hari Jadi Lingkungan Hidup, Pemerintah kota Batu dengan Dinas Lin gkungan Hidup, mengambil momen“Mewujudkan Restorasi Ekosistem Melalui Shining Brantas Sebagai Upaya Untuk Menjaga dan Melestarikan Hulu Sungai Brantas,kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Aris Setyawan.

Bacaan Lainnya

“Hal ini perlu dicatat dan diapresiasikan pada seluruh masyarakat dan berbagai unsur yang berkepentingan akan kebutuhan air. Karena restorasi ekosistem ini diambil untuk mewujudkan kelestarian air Kota Batu sebagai penopang sekaligus sebagai hulu sungai Brantas yang bisa mengaliri 17 Kabupaten dan Kota di Jawa Timur,”terang Aris.

Ditambahkan, nilai indeks kualitas lingkungan hidup (IKLH) di Kota Batu ada pada angka 83,52%, telah melampaui IKLH di tingkat Nasional pada angka 76%. Tetapi indeks kualitas air kita masih rendah, sedangkan saat ini kita fokuskan agar bisa meningkatkannya.

“Karena upaya restorasi ekosistem di Kota Batu berfokus pada lima hal, terdiri Restorasi Kelembagaan, Restorasi Ekologi melalui penanaman pohon, Restorasi Hidrologi dengan menjaga kualitas dan kuantitas air, Restorasi Morfologi dengan menjaga garis sungai dan Restorasi Sosial Ekonomi melalui edukasi dan sosialisasi,”pungkasnya.

Wali Kota Dewanti Rumpoko berpesan, terkait dengan Hari Lingkungan Hidup tahun 2021, maka kota Batu sebagai Penyanggah sumberdaya air dan sebagai hulu Brantas. Maka warga masyarakat kota Batu, sangat perlu sekali melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat untuk menjaga kelestarian lingkungan harus dilakukan secara berkesinambungan.

“Ditekankan, kita harus bisa lebih memberikan pemahaman dan sosialisasi yang bisa mudah diterima oleh masyarakat, pentingnya menjaga lingkungan, tidak hanya membuang sampah pada tempatnya saja. Tetapi juga mengurangi penggunaan bahan kimia untuk menjaga sumber air kita,”tuturnya.

Menjaga lingkungan mulai dari hutan hingga perkampungan memerlukan niatan hati yang iklas dan kesungguhan untuk mempertahankan maupun merawatnya, hingga sampai generasi ke generasi yang akan datang. Agar kelangsungan hidup anak cucu nanti daya sumber alam maupun ekosistem dan sumber air tetap mengalir agar tidak mengalami kekeringan hingga dari masa kemasa,”singkat Walikota Dewanti Rumpoko.

(wan)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *