KPID Jatim Akhiri Periode dengan Apresiasi kepada Lembaga Penyiaran

- Redaksi

Senin, 3 Januari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 Sosialisasi Pengawasan Isi Siaran oleh KPID Jatim periode 2016-2019

Sosialisasi Pengawasan Isi Siaran oleh KPID Jatim periode 2016-2019

SURABAYA, RadarBangsa.co.id – Ada yang menarik dari laporan akhir tahun, yang dilakukan oleh Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jawa Timur yang dihelat 29 Desember lalu. Pasalnya, dalam acara bertajuk Sosialisasi Pengawasan Isi Siaran, Komisioner KPID Jawa Timur yang bertugas menyampaikan paparannya, menyatakan apresiasinya kepada Lembaga penyiaran di masa pandemi.

“Pada kesempatan ini, KPID Jawa Timur juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh Lembaga penyiaran di Jawa Timur, baik radio maupun televisi yang telah berusaha bertahan bahkan menjadi elemen penting dalam upaya penanganan maupun pemulihan dari pandemi Covid-19.

“Penyiaran dan penayangan iklan layanan masyarakat secara gratis selama beberapa saat merupakan salah satu bentuk pengorbanan yang luar biasa,” tutur Yosua yang juga merupakan Komisioner KPID Jatim terpilih periode 2021-2024.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Ketua KPID Jawa Timur, Afif Amrullah pada saat membuka acara akhir periode KPID Jawa Timur 2016-2019 yang telah diperpanjang hingga Desember 2021 ini. Dalam pembukaan yang disampaikannya, Afif yang juga Komisioner terpilih periode 2021-2024 ini juga menyampaikan bahwa, di masa pendemi Covid-19, radio dan televisi memiliki peran yang cukup signifikan.

Baca Juga  Peresmian YNDN, Stanley Prayogo: Ajaran Taoisme Pencegahan dan Penyelamatan Semua Makhluk

Apa yang disampaikan oleh kedua komisioner KPID yang akan menduduki jabatan di periode berikutnya ini bukanlah isapan jempol semata. Data dan infomasi menunjukkan bahwa, selama masa pendemi yang berlangsung sekitar 2 tahun, sekitar 400 televisi dan radio yang berizin di Jawa Timur secara berkala menyampaikan iklan layanan masyarakat (ILM) yang melibatkan gubernur Jawa Timur dan beberapa tokoh masyarakat. Yang menarik, ILM tersebut merupakan ILM gratis atau tidak berbayar. Hal inilah yang diapresiasi oleh KPID Jawa Timur.

Terkait dengan hal ini, Komisioner senior KPID Jawa Timur, Eko Rinda Prasetyadi, dan Komisioner Bidang Isi Siaran, Malik Setyawan menyatakan bahwa, apa yang dilakukan oleh Lembaga penyiaran yang dimaksud adalah bentuk kepedulian sosial sekaligus ketaaatan terhadap Pedoman Perilaku Penyiaran Standar Program Siaran (P3SPS) yang merupakan acuan dalam bersiaran.

Dalam ketentuan yang dimaksud dinyatakan bahwa Lembaga penyiaran wajib memberikan slot iklan gratis terhadap iklan layanan masyarakat yang berkaitan dengan keselamatan dan kebencanaan.

Dalam kaitannya dengan pelanggaran, KPID Jawa Timur melaporkan hasil pengawasan isi siaran dan juga kegiatan yang dilakukan selama 5 tahun dari 2016 hingga 2021.

Baca Juga  Rapat Kerja dan Bakti Sosial Forum Wartawan Lokal Jawa Tengah Wujudkan Profesi Jurnalis Bermartabat dan Manfaat

Dari sisi pelanggaran, KPID Jawa Timur melaporkan bahwa, selama kurun waktu yang dimaksud terdapat potensi pelanggaran sejumlah 18.349 potensi pelanggaran. Jumlah tertinggi terjadi pada tahun 2021 dengan jumlah 5300 potensi pelanggaran.

Terkait dengan potensi pelanggaran, Korbid Penindakan Pelanggaran Isi Siaran, Immanuel Yosua menyatakan, “Yang dimaksud dengan potensi pelanggaran adalah jumlah pelanggaran yang terdapat dalam program siaran dari hasil monitoring, temuan dan juga pengaduan masyarakat.

“Potensi pelanggaran ini dihitung berdasarkan jumlah pelanggaran dalam satu program siaran maupun waktu penayangan atau penyiaran. Ini akan diproses menjadi pelanggaran yang mengakibatkan adanya sanksi bagi program siaran yang dimaksud. Dan tentunya jumlahnya jauh lebih sedikit karena berbasis program acara,” sambungnya.

Mengenai peningkatan yang cukup signifikan di masa pandemi Covid-19, Malik Setyawan menambahkan, “Tak dapat dipungkiri pada masa pandemi peningkatan potensi pelanggaran maupun pelanggaran yang berujung sanksi mengalami peningkatan yang cukup signifikan.

“Penyebabnya 2, dari sisi Lembaga penyiaran, tayangan atau siaran yang berpotensi pelanggaran seperti iklan vitalitas sebelum waktu tayang yang ditentukan menjadi “potensi kue” yang menarik. Sementara dari sisi penonton, jumlah penonton di masa pendemi mengalami peningkatan, dan Sebagian yang memiliki daya kritis menyampaikan pengaduan ke KPID,” paparnya.

Baca Juga  Kereeen! Bagi-bagi Roti Berlabel Kementrian, Diduga Cakades di Lamongan Curi Start Kampanye

Selain laporan hasil monitoring, dalam sosiasasi terbatas yang dilakukan, KPID Jawa Timur juga menyampaikan kegiatan lain yang dilakukan baik terkait dengan perijinan, pembinaan Lembaga penyiaran dan literasi kepada masyarakat.

Hadir dalam sosialisasi tersebut, semua komisioner KPID Jawa Timur Periode 2016-2019 dan perpanjangannya, di antaranya Afif Amrullah, Amalia Rosyadi Putri, Eko Rinda Prasetyadi, Malik Setyawan dan Immanuel Yosua. Sosialisasi ini menjadi laporan akhir periode sehubungan dengan telah terbentuknya kepengurusan KPID Jawa Timur Periode 2021-2024.

Untuk anggota KPID periode 2021-2024 sebagaimana informasi yang diterima beritajatim.com, telah terpilih dan ditetapkan 7 orang anggota atau komisioner KPID Jawa Timur.

Mereka di antaranya Afif Amrullah dan Immanuel Yosua yang merupakan petahana dan 5 orang anggota baru. Mereka diantaranya Romel Masykuri, Royin Fauziyah, Dian Eka Riani, Habib M Rohan dan Sundari.

Berita Terkait

Di Perintah Kyai, Mas Deny Selamatkan Demokrasi Kediri
Mas Deny Sambang Dusun Plosok Kabupaten
Griliya di Kampung, Mas Deny Jaring Aspirasi Petani
Laporan Kecurangan Pilkada Kediri, Akhirnya Mental Lagi
Viral! Guru SMP 1 Kembangbahu Lamongan Aniaya Siswa di Kelas
KPU Lamongan Resmi Tetapkan Nomor Urut Paslon Bupati dan Wakil Bupati 2024
Plt Bupati Sidoarjo Subandi Tekankan Komitmen Pengembangan Olahraga Rekreasi
Ribuan Massa Padati Gelora Delta Sidoarjo dalam Acara Istighotsah dan Deklarasi Pasangan Cabup-Cawabup Mas Iin-Edy Widodo
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 1 Oktober 2024 - 18:51 WIB

Di Perintah Kyai, Mas Deny Selamatkan Demokrasi Kediri

Senin, 30 September 2024 - 23:43 WIB

Mas Deny Sambang Dusun Plosok Kabupaten

Jumat, 27 September 2024 - 21:36 WIB

Griliya di Kampung, Mas Deny Jaring Aspirasi Petani

Jumat, 27 September 2024 - 20:25 WIB

Laporan Kecurangan Pilkada Kediri, Akhirnya Mental Lagi

Selasa, 24 September 2024 - 17:07 WIB

Viral! Guru SMP 1 Kembangbahu Lamongan Aniaya Siswa di Kelas

Berita Terbaru

Para peserta berpose bersama Pengurus DPC Peradi SAI Sidoarjo seusai pelaksanaan UPA perdana (Foto : FYW)

Hukum - Kriminal

Ujian Profesi Advokat Perdana Sukses Digelar Peradi SAI Sidoarjo Raya

Minggu, 6 Okt 2024 - 16:55 WIB

Gaya Hidup

Sound of Ijen Caldera Bondowoso Hadirkan D’Bagindas

Minggu, 6 Okt 2024 - 11:40 WIB