KSOP Terapkan Pengecualian Penumpang, Operator Kapal di Sumenep Pertimbangkan Jadwal

Rapat Koordinasi Kepala KSOP Kelas IV Kalianget Bersama Kepala Dinas Perhubungan Pemkab Sumenep, Dinas KKP, Kapolsek Kalianget, Kepala Cabang Pelindo III, dan Operator Pelayaran Kapal, di Kantor KSOP Kelas IV Kalianget, Sumenep Jawa Timur.

SUMENEP, RadarBangsa.co.id – Dalam rangka pengendalian transportasi selama masa mudik Idul Fitri tahun 1441 Hijriyah, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Kalianget, mengeluarkan surat pengumuman nomor : UM.003/27/04/KSOP.KLG-2020, menindaklanjuti Prosedur tetap pencegahan penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Protap covid-19), maka terhitung mulai tanggal 27 April 2020 (hari ini) KSOP kelas IV Kalianget melakukan pembatasan (pelarangan) kepada setiap Kapal motor penumpang (KMP) ataupun Kapal layar motor (KLM) dari wilayah kerja pelabuhan Kalianget membawa penumpang keluar wilayah pelabuhan Kalianget. Senin, (27/04/2020).

Supriyanto, SH., MH., Kepala kantor KSOP Kelas IV Kalianget, kepada media radarbangsa.co.id menyampaikan bahwa, penerapan pembatasan penumpang kapal ataupun KLM dari wilayah kerja pelabuhan Kalianget, berpedoman pada Keputusan Presiden RI (Kepres) nomer 11 tahun 2020 dan Peraturan Kementrian perhubungan (Permenhub) nomor 25 tentang pengendalian transportasi selama masa mudik Idul Fitri tahun 1441 Hijriyah dalam rangka pencegahan penyebaran Covid-19.

Bacaan Lainnya

“Benar mas, diberlakukan terhitung mulai hari ini (27/4), Kapal tidak diperbolehkan membawa penumpang,” tegasnya.

Lebih lanjut Supriyanto mengungkapkan bahwa, hasil rapat bersama tetap mengacu pada aturan PM. Nomor 25 tahun 2020 pasal 14 huruf a sampai g, bahwa kapal tidak diperbolehkan memuat penumpang, dan yang diperbolehkan hanya logistik atau sembako, Satgas Covid-19, dan ambulance.

“Rapat dihadiri oleh Kepala Dinas Perhubungan Pemkab Sumenep, Dinas KKP, Kapolsek Kalianget, Kepala Cabang Pelindo III, operator pelayaran, yaitu PT. Dharma Dwipa Utama, PT. Sakti Inti Makmur, PT. Sumeker, PT. Asia Madura,” jelasnya.

Zainal Arifin, Direktur operasional PT. Sumekar, saat dikonfirmasi media ini terkait kepastian jadwal pelayaran KMP. Dharma Bahari Sumekar-1 dan KMP. Dharma Bahari Sumekar-3, untuk pelayaran rute Pelabuhan Kalianget – Kangean – Sapeken, menyampaikan bahwa pihaknya masih dalam pertimbangan.

“Masih dalam tahap beberapa pertimbangan, dan nunggu perkembangan di lapangan,” tukas Direktur operasional PT. Sumekar.

Maman, Manager Operasional PT. Dharma Dwipa Utama (DDU), saat dikonfirmasi media ini terkait kepastian jadwal pelayaran KMP. Dharma Kartika dan KMP. Setya Kencana, untuk pelayaran rute Pelabuhan Kalianget – Sapudi – Raas – Jangkar Situbondo, hingga berita ini di rilis, tidak memberikan jawaban terkait jadwal keberangkatan kapal.

“Saya masih laporan ke perusahaan, mohon waktu,” ucapnya responsif.

Berdasarkan informasi yang dihimpun media ini bahwa, PT. DDU melalui manageman, telah mengeluarkan surat pengumuman sebagai berikut, an. PT Dharma Dwipa Utama bahwa, berkenaan dengan perkembangan penyebaran virus Covid-19, dan sesuai PM.no.25 tahun 2020, tentang larangan angkutan penumpang untuk seluruh moda transportasi, maka mulai tanggal 27 April 2020, KMP. Dharma Kartika dan KMP. Setya Kencana
Tidak mengangkut penumpang umum, sepeda motor dan mobil pribadi, kecuali ; Mobil pengakut logistik (barang kebutuhan), Ambulance, TNI /Polri, Tenaga medis yang sedang bertugas.

Surya, Manager operasional PT. Sakti Inti Makmur, KMP. Bahari Ekspress, saat dikonfirmasi media ini melalui chat sms Whatsapp dan call seluler, tidak ada jawaban. (ONG)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *