Lamongan Zona Kuning, Penanganan Sidodowo Terkendali

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Klaster Sidodowo yang membuat lonjakan kasus Covid- 19 di Kabupaten Lamongan beberapa hari sebelumnya telah terkendali. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan dr. Taufik Hidayat selaku Koordinator Bidang Preventif Promotif Satgas Penanganan Covid 19.

Menurutnya hal tersebut tidak terlepas dari upaya baik Pemerintah Daerah, TNI, Polri melalui Satgas Covid 19 dandukungan masyarakat.

Bacaan Lainnya

“Setelah diketahui lonjakan kasus Covid 19 di Desa Sidodowo Kecamatan Modo, Satgas Covid 19 segera bertindak cepat. Rapat terbatas antara Bupati Yuhronur Efendi, Dandim 0812 Letkol Infantri Sidik Wiyono, dan Kapolres AKBP Miko Indrayana dilakukan, dan segera melakukan peninjauan kelapangan di hari yang sama.

Apel Gelar Pasukan dalam rangkaKesiapan PPKM Mikro dilakukan ke esokan harinya,” jelas drTaufik Hidayat.

Dalam Apel Gelar Pasukan tersebut Bupati Yuhronur memberikan instruksi untuk terus mengoptimalkan satgas di desa-desa, PPKM Mikro terus dikuatkan, jangan sampai menurun, tidak boleh kendor, penyekatan juga harus dilakukan secara masif.

Operasi protokol kesehatan agar tidak hanya dilakukan di kota saja tapi di tempat lain juga. kita lakukan pencegahan dini agar tidak lagi terjadi peningkatan.

Pengerahan 225 personel gabungan TNI, Polri dan Satpol PP ke Desa Sidodowo diikuti dengan tenaga kesehatan dan ambulance untuk untuk melakukan pengobatan massal bagi masyarakat di sana.

Tracing dilakukan dan penyekatan di perbatasan Desa Sidodowo dengan daerah lain diperketat untuk menekanpenyebaran Covid 19.

“Selama penyekatan dan isolasi yang dilakukan sejak 4 Juni 2021 kebutuhan sembako untuk masyarakat dicukupi. Vitamin dan obat-obatan juga disediakan.

Alhamdulillah atas kerjasama semua pihak baik TNI, Polri, Satpol PP, tenaga kesehatan dantentunya dukungan masyarakat yang tetap mematuhi penyekatan dan melakukan isolasi klaster Sidodowo ini terkendali sehinggasaat in Kabupaten Lamongan telah masuk pada zona kuning kembali,” imbuh dr Taufik Hidayat.

Dari data yang dihimpun sampai dengan 8 Juni 2021 pukul 19.00 wib jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid- 19 di Kabupaten Lamongan bertambah 8 orang, sembuh 2 orang dan meninggal 2 orang sehingga kasus aktif bertambah 4 orang menjadi total aktif 47 orang.

Pada Apel Gelar Pasukan kemarin telah diserahkan bantuan sembako berupa 2 ton beras dari Yayasan Budha Tsu Chi, 4000 masker, juga 100 karton mie instan dari Polres.

Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis kepada Kepala Desa, TokohAgama , dan Tokoh Pemuda Desa Sidodowo Kecamatan Modo.

(Ful/har)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *