Laporan Dugaan Pungli SDN 4 Made Dicabut, Apa Hukum Bisa Dipermainkan?

  • Whatsapp

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Perkembangan pelaporan dugaan pungli di SDN 4 Made Lamongan ke Kejari Lamongan baru – baru ini sempat viral di media masa juga media sosial (medsos) berlanjut sampai ketahap pemanggilan ke pihak Pelapor dan para ketiga saksi sebagai Terlapor untuk dimintai keterangan.

Namun dalam perjalannya pengumpulan bahan dan keterangan (pubaket) dan pengumpulan data (puldata) sudah dilakukan oleh pihak Kasi Intel Kejari (Kejaksaan Negeri) Lamongan tiba – tiba tidak ada angin tidak ada hujan pelaporan dicabut oleh Baihaki Akbar (pelapor). Rabu (28/07/2021).

Bacaan Lainnya

Kasi Intel Kejari Lamongan Rustamaji Yudica Adi Nugraha saat ditemui di loby PTSP (Pelayanan Terpadu Satu Pintu) soal pencabutan perkara pelaporan tersebut, pihaknya mengaku kaget atas dicabutnya laporan dugaan pungli di SDN 4 Made Lamongan oleh Baihaki Akbar (pelapor).

“Saya juga kaget, kenapa koq tiba-tiba dicabut laporan tersebut. Sedangkan untuk menindaklanjuti adanya laporan dugaan pungli itu, kita sudah tahap pengumpulan data,” kata Rustamaji.

“Pencabutan pelaporan dilakukan pada hari Senin 19 Juli 2021 lalu, Baihaki Akbar datang ke Kantor Kejaksaan Negeri Lamongan bersama dengan istrinya, beliau datang sekira pukul 09.00 WIB pagi dan pukul 10.00 WIB ketiga terlapor juga saat dihadirkan kembali ke Kejari Lamongan.

Dikatakan, dalam kasus dugaan pungli di SDN 4 Made Lamongan yang sudah dilaporkan oleh wali murid ke Kejaksaan Negeri Lamongan dengan ada tiga terlapor, pihaknya sudah bekerja semaksimal mungkin.

“Sebelumnya saya juga sudah memanggil pelapor, dan juga pihak para terlapor, diantaranya kepala sekolah SDN 4 Made Lamongan, Ketua Komite Sekolah dan Ketua Paguyuban kelas IV, untuk kita mintai keterangannya.

Meski laporan itu sudah dicabut oleh pelapor. Namun, ujar Rustamaji, dalam kasus dugaan adanya pungli di SDN 4 Made Lamongan, tidak serta merta bisa berhenti seketika.

Saat ditanya, apa setelah pelaporan dicabut oleh pelapor, ketiga terlapor bisa dijerat hukum, tidak menutup kemungkinan,” ujar Rustamaji.

“Saya tegaskan, saat ini kita masih melakukan puldata, apabila nanti diperlukan data tambahan untuk melengkapi, tidak menutup kemungkinan akan ada pemanggilan yang bersangkutan lagi.

Saat sebelumnya, pihak pelapor yang juga wali murid Baihaki Akbar sangat kencang banget mengawal kasus ini bersama dengan lembaga lainnya agar kasus tersebut betul-betul sampai ke persidangan (Inkracht).

“Kasus ini setelah mencuat, saya juga berkali-kali dihubungi teman-teman media dari Surabaya, untuk senantiasa mengawal kasus dugaan adanya pungli di sekolah tersebut,” pungkas Rustamaji.

Sementara, Baihaki Akbar selaku korban (pelapor) apa masih tegak lurus untuk menjebloskan ke tiga tersangka ke penjara baik Kepala Sekolah, Ketua Komite, Ketua Paguyuban kelas IV. “Saya akan terus kawal,” kata Baihaki saat dikonfirmasi.

Selanjutnya, sejauh mana pengawalanya. Apa tidak kasihan kedepannya terhadap anak yang masih sekolah di SDN 4 Made Lamongan. Baihaki menyebutkan, “Ada persyaratan dalam pencabutan laporan tersebut. Diantaranya ketua komite SDN 4 Made mengundurkan diri sebagai Ketua Komite.

Saat ditanya, “Katanya akan terus di kawal kok ada kalimat pencabutan. Jadi bisa dikata berbanding terbalik dengan apa yang disampaikan sebelumnya.

Baihaki kembali menyebutkan, “Pencabutan dengan syarat dan bukan pencabutan saja.

Memangnya apa laporan tersebut sudah di cabut bersyarat oleh pelapor. Jawab Baihaki, “Apa yg menjadi syarat pencabutan tersebut. Ketua Komite dan Kepala Paguyuban mundur dari jabatannya.

Lebih lanjut, kapan kita wawancara ke Bung Baihaki terkait hal tersebut. Ia menyampaikan, “Saya atur waktu dulu iya dan nanti kalau sudah longgar saya hubungi.

Namun agenda konfirmasi ditunda dan setelah ditunggu waktunya. Baihaki kurang kooperatif dan terkesan menghindar dari pertanyaan sejumlah wartawan yang mau konfirmasi soal pencabutan laporannya.

Pada kesempatan yang berbeda Baihaki Akbar saat dimintai keterangan terkait laporan atas dugaan pungli di SDN 4 Made ke Kejari Lamongan.

“Alasan kenapa perkara yang sudah masuk ke tahapan penyidikan kok tiba-tiba dicabut oleh pelapor begitu saja?

“Apa benar menurut keterangan pihak tim penyidik Kejari Lamongan, pencabutan itu karena alasan anaknya sekolah disitu?

“Sebelum perkara dilaporkan apa tidak berfikir ke arah sana (anak sekolah di Lembaga tersebut) kok sampai masuk ke tahap penyidikan (pulbaket dan puldata)?

Pihak Baihaki Akbar tak berusaha memberikan keterangan. Namun sejumlah wartawan malah dikeluarkan dari grup WhtasApp nya.

Sebelumnya, berbagai opini Baihaki Akbar (pelapor) dugaan pungli SDN 4 Made ke Kejari Lamongan gencar manuever dilakukan ke berbagai grup, status profile DP dan Nomor WhatsApp dan pejabat di Lamongan. Salah satunya:

NGERI !… 20 ADVOKAT, 5 ORMAS, 6 LSM, DAN 3 LBH, AKAN MENDAMPINGI PELAPOR (WALI MURID) TERKAIT DUGAAN PUNGLI YANG TERJADI DI SDN 4 MADE LAMONGAN

WALI MURID, LARM-GAK, HIPPMA DAN GPHN RI KECEWA DENGAN LAMBANNYA KINERJA KEJARI LAMONGAN TERKAIT DUGAAN PUNGLI YANG TERJADI DI SDN 4 MADE LAMONGAN (Sumber: Baihaki Akbar).

Pelaporan dugaan pungli di SDN 4 Made Lamongan ke Kejari Lamongan. Sangat miris. Pertama, ada dugaan diawal pelaporan sebelum ada pemanggilan pelapor oleh pihak kejari, perwakilan keluarga terlapor memberikan uang Rp 5 juta. Namun waktu itu pelaporan tetap jalan,” ujar R-N.

Sebelum pelaporan dicabut deal or deal antara pelapor dan terlapor melaui keluarga. Pelapor sempat bilang cukup meminta uang Rp 30 juta setelah itu laporannya akan dicabut.

Menurutnya, dengan catatan Kepala Sekolah, Ketua Komite dan Ketua Paguyuban harus meminta maaf kepada semua wali murid dengan menghadirkan Kepala Dinas Pendidikan Lamongan,” terang M-I.

Pada waktu yang berbeda, hal senada dikatakan F-M, bahwa setelah itu Baihaki melalui opini temuan dugaan perkara di salah satu instansi di Lamongan ia juga telah tawar menawar perkaranya dengan sejumlah uang akhirnya deal dikondisikan.

Ada dugaan besaran nilai uangnya sejumlah Rp7,5 juta dari salah satu pejabat di Lamongan tersebut,” kata F-M.

(Ful/Hr/Fir)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *