Layak Mendapat Penghargaan Pemkab, Apresiasi Anggota DPRD Sampang Terhadap Juara 1 Qiraat Internasional

  • Whatsapp
Alan Kaisan, Wakil Ketua Komisi II DPRD Sampang [IST]

SAMPANG, RadarBangsa.co.id – Imroatun Jamilah 21 Mahasiswa IAIN Madura warga jalan Mangkubumi gg 3 Kelurahan Polagan Kecamatan Sampang meraih juara 1 NTU International Qiraat Competition 2021 patut dan layak untuk mendapat Penghargaan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Setempat

Pernyataan itu disampaikan oleh Alan Kaisan Wakil Ketua Komisi II DPRD Sampang Jumat malam (15/01/2021)

Bacaan Lainnya

Menurutnya Pemkab perlu memberikan Penghargaan sebagai bentuk apresiasi terhadap warganya yang telah mengukir prestasi dengan mengharumkan nama Kabupaten Sampang

Terlebih Mahasiswi pintar dan cerdas ini tergolong dari keluarga yang pantas untuk dibantu terutama dalam melanjutkan pendidikannya
“Informasi yang saya ketahui Imroatun Jamilah sudah mendapat Beasiswa dari Kampusnya, namun sebagai bentuk apresiasi perlu juga mendapat Penghargaan dari Pemkab apapun jenisnya,” ujar Politisi Partai Gerindra Dapil Kecamatan Kedungdung – Robatal

Diungkapkan prestasi yang diraih oleh Imroatun Jamilah selain level Internasional, sebagai Mahasiswi juga mampu menjaga nilai nilai suci Alqur’an

Sebelumnya Kamis malam (14/01/2021) telah diumumkan melalui Aplikasi Zoom dari Pakistan hasil Penilaian Juri pada Lomba Qiraat Internasional antar Mahasiswa tiga Negara yakni Pakistan, Mesir dan Indonesia, lomba tersebut diselenggarakan oleh National Textile University Faisalabad Pakistan

Untuk kategori Mahasiswi, putri kedua dari dua bersaudara pasangan Moh Dasuki dan Sahlatun ini mengalahkan pesaing terberat yang keduanya merupakan Mahasiswi Indonesia

Juara 1 Imroatun Jamilah memperoleh nilai 454/500, Juara kedua Safura Mahasiswi The State Islamic Institute Of Lhokseumawe dengan nilai 443/500 dan Juara ke 3 Sofiyah dari IAIN Madura dengan nilai 414/500

Sedangkan untuk kategori Mahasiswa diraih oleh Mahasiswa asal Pakistan, Indonesia dan Mesir

Menurut Mahasiswi yang mempunyai prestasi se abrek di bidang Qiraat, pelaksanaan Lomba Qiraat Mahasiswa antar tiga Negara secara Virtual itu dimulai 25 Desember 2020

Setiap Negera berhak mendelegasikan 4 peserta dari Universitas dan setiap peserta diwajibkan mengirimkan aplikasi video
“Alhamdulilah bisa berbuat terbaik untuk Bangsa dan Negara serta Kabupaten Sampang tercinta,’ ujarnya bangga jumat 15/1

Dikisahkan, Mahasiswi IAIN Madura Semester VI prodi Ilmu Alquran dan Tafsir Fakultas Ushuludin dan Dakwah ini mulai belajar Qiraat sejak kelas 1 SMA dengan mengikuti Ekstrakurikuler di Alfan Islami asuhan Maulud Hidayat S.P.di yang kebetulan menjadi Guru Agama di Sekolahnya yakni SMAN 2 Sampang

Setelah itu baru memperdalam Ilmu Qiraat ke Ust Kurdi, Alm KH Fuad Surabaya, Nyai Heni, Nyai Khoiriyah serta Guru Qiraat di Sampang seperti Nyai Fatimah, Nyai Muazzah dan Ust Ahmad Yani hingga mencapai juara di berbagai Lomba Qiraat baik Tingkat Kabupaten sampai Regional

Ia mengaku sebenarnya tidak pernah berpikir akan menjadi Qiraat sebab sejak kecil suka menulis

Bahkan dengan hobi menulis ini hasil produk tulisannya telah menghiasi berbagai media online dan cetak, bahkan Ia pernah masuk semifinal Lomba Essay Nasional

Ditambahkan, ternyata hobi Qiraat yang diseriusi berawal dari kesukaannya mendengarkan suara melalui kaset KH Muammar ZA

Saat ini selain menjalani kuliah, Ia mengajar ngaji dilingkungan sekitar untuk tambahan biaya kuliah serta membantu orang tua yang kesehariannya menjadi kuli bangunan.

(Her)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *