Lontong Pengganti Nasi, Makanan Favourite Menu Lebaran di Sampang

Lontong yang berfungsi sebagai pengganti nasi makanan khas masyarakat Jawa [ist]

SAMPANG, RadarBangsa.co.id – Lontong merupakan makanan pengganti Nasi yang sangat akrab dengan masyarakat di Pulau Jawa

Makanan agak berat dari beras yang dimasukkan ke daun serta dikukus dengan air berkali kali sesuai kebutuhan itu biasanya disajikan dengan berbagai olahan menu

Bacaan Lainnya

Seperti sate, opor, gado gado, soto, mie, tahu campur, bakso, rujak dan menu yang lainnya

Selama ini Lontong di buat dalam bentuk lonjong maupun segitiga (tempo-Madura)

Pada momentum Lebaran (Idul Fitri 1442 H) Lontong merupakan Makanan Favourite untuk disandingkan dengan berbagai menu Lebaran di Kabupaten Sampang

Ada yang disajikan dengan opor ayam, soto ayam, sate ayam, gado gado, lontong mie, tahu campur dan rujak

Menurut Ibu Haryati 40 warga Kelurahan Polagan jum’at 14/5, Lontong sangat praktis dan bahannya mudah di dapat
“Saya tidak membuat sendiri tapi pesan jauh hari kepada pembuat Lontong yang ada di jalan Rajawali,” ungkapnya

Ia mengaku belum bisa membuat Lontong yang berkwalitas, empuk dan kenyal serta enak dimakan.dengan menu apapun

Diungkapkan juga tidak semua orang bisa membuat Lontong dengan kualitas yang bagus, jika salah akan berair seperti bubur

Ditambahkan pada Lebaran tahun ini menu yang disajikan untuk Keluarga dan dimakan dengan Lontong berupa Soto ayam

Hampir sama dengan pengakuan Maryatun 32 warga Kelurahan Gunung Sekar, menurutnya dengan kondisi Pandemi masyarakat cenderung memilih makanan ringan namun nilai asupan hampir sama dengan Nasi
“Lontong ini saya sajikan untuk menu Lebaran dengan Opor ayam,” tuturnya

Supiyah 54 warga Kelurahan Dalpenang mengaku setiap Lebaran pertama selalu menggunakan Lontong untuk disajikan dengan menu pokok yang lain
“Bagi Keluarga kami Lontong merupakan sajian wajib di Lebaran pertama, sedangkan menunya berganti sesuai selera Keluarga,” ujar Supiyah jum’at 14/5

Ia mengungkapkan sudah terbiasa membuat Lontong, sebab setiap harinya berjualan rujak

Bahkan tidak sedikit tetangga yang pesan untuk kebutuhan Lebaran.

(Her)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *