Mahasiswa KKN UNTAG Surabaya Beri Pelatihan Pembuatan Hand Sanitizer dan Disinfektan

  • Whatsapp
Reggy saat memberikan pelatihan pembuatan hand sanitizer dan disinfektan. [IST]

SURABAYA, RadarBangsa.co.id – Reggy Marrolas Tegarmukti adalah salah satu mahasiswa Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya (Untag Surabaya) dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik program studi Ilmu Komunikasi yang melakukan kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Oro-oro RT 01 RW 03 Surabaya, dengan dibimbing oleh dosennya Amalia Nurul Muthmainnah, S.I.Kom., MA.

Di masa pandemi COVID-19 era new normal ini kebijakan dari Untag Surabaya mahasiswa tetap melaksanakan kegiatan KKN, tetapi wajib dilakukan di tempat tinggal masing-masing mahasiswa, hal ini dengan tujuan agar mahasiswa tetap dapat melaksanakan kegiatan KKN dengan mengurangi risiko terjadinya penularan COVID-19 dan memberikan kesempatan kepada mahasiswanya untuk melakukan pengabdian di wilayah tempat tinggalnya masing-masing.

Bacaan Lainnya

Dalam kegiatan KKN ini, Reggy melakukan kegiatan pelatihan pembuatan hand sanitizer dan disinfektan kepada warga Oro-oro RT 01 RW 03 yang diwakili oleh beberapa Ibu-ibu PKK. Bagi Reggy, hand sanitizer dan disinfektan adalah dua benda penting saat ini yang harus selalu dibawa oleh siapa saja saat bepergian ke manapun.

“Selain fungsinya yang mampu membuat kita terhindar dari berbagai macam virus dan ringkas untuk dibawa bepergian, kedua benda tersebut ternyata sangat mudah untuk dibuat secara mandiri di rumah alih-alih membelinya di pasar swalayan,” ungkapnya. Atas dasar itu, Reggy mengajak warga di wilayah tempat tinggalnya untuk bersama-sama membuat hand sanitizer dan disinfektan secara mandiri.

Bahan-bahan yang dibutuhkan untuk membuat hand sanitizer dan disinfektan pun mudah untuk ditemukan, di antaranya ada air bersih, pemutih pakaian, alkohol 70%, baby oil, dan alat-alat pendukung lainnya seperti gelas ukur dan corong.

Dalam proses pembuatannya, Reggy terlebih dahulu memberikan contoh bagaimana meracik bahan-bahan yang telah disiapkan tersebut agar terolah menjadi hand sanitizer dan disinfektan. Setelah itu, barulah Reggy memberikan kesempatan kepada masing-masing yang hadir untuk mencoba membuatnya sendiri.

Dalam pelaksanaan kegiatan KKN ini, Reggy mendapat tanggapan dan dukungan yang antusias dari warga setempat.

“Wawasan yang bagus sekali. Saya pikir untuk membuat hand sanitizer dan disinfektan secara mandiri itu sangat susah, tetapi ternyata tidak. Justru mudah, tidak membutuhkan biaya yang mahal dan waktu yang lama. Saya yang juga sebagai ibu rumah tangga tentunya senang sekali bisa berkesempatan mendapatkan pelatihan ini dari Mas Reggy. Ke depan akan saya coba buat sendiri di rumah. Terima kasih dan sukses selalu untuk Mas Reggy,” kata Nita, salah satu warga yang hadir.

Tidak hanya melakukan pelatihan pembuatan hand sanitizer dan disinfektan, di akhir kegiatan Reggy turut membagi-bagikan masker KN95 kepada setiap warga yang hadir.
“Hand sanitizer, disinfektan, dan masker KN95 ini tidak hanya saya bagikan kepada warga yang hadir pada pelatihan saja, tetapi juga kepada semua warga Oro-oro RT 01 yang tidak bisa hadir.

Nantinya akan saya lanjutkan dengan membagi-bagikan dari rumah ke rumah. Saya tahu apa yang saya lakukan ini tidaklah seberapa, tetapi harapan saya dengan langkah kecil yang saya perbuat ini bisa memberikan dampak yang besar bagi kita semua,” imbuhnya. (***)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *