Mahasiswa UNTAG Suarabaya Membuat Perpustakaan Mini di Sapphire Residence Sidoarajo

  • Whatsapp
Mahasiswi Untag bersama pengunjung perpustakaan mini [IST]

SIDOARJO, RadarBangsa.co.id – Masa pandemi saat ini pendidikan sangat mengalami perubahan yang sangat signifikan. Mulai dari pembelajaran jarak jauh ( WFH ), hingga tugas anak-anak yang dikumpulkan dan semua menjadi serba online. Banyak sekali, anak-anak sekolah yang mengalami kesulitan belajar di tengah kondisi pandemi seperti ini. Alhasil membuat anak-anak menjadi malas belajar dan merasa bosan ketika harus selalu belajar secara daring dari rumah mereka masing-masing.

Alya Permata Sari adalah salah satu mahasiswi Untag Surabaya yang mencoba merubah kondisi tersebut dengan membuat perpustakaan mini di tempat tinggalnya, dalam program Kuliah Kerja Nyata. Sapphire Residence Sidoarjo adalah sebuah kawasan perumahan yang hampir semua warganya memiliki anak kecil dengan rentang pendidikan mayoritas adalah Taman Kanak-kanak.

Bacaan Lainnya

Untuk itu Alya yang dibantu oleh Amalia Nurul Muthmainnah, S.I.Kom,. MA selaku dosen pembimbing membantu anak-anak dalam mengatasi kebosanan belajar dirumah dan meningkatkan semangat belajar kembali dengan membuat perpustakaan mini di Sapphire Residence Sidoarjo.

Perpustakaan mini tersebut dibuat agar warga Sapphire Residence nantinya bisa menggunakan perpus tersebut sebagai tempat belajar selain belajar di rumah masing-masing. Selain itu, mahasiswi nanti berharap dengan dibuatnya mini perpustakaan ini, bisa menumbuhkan minat membaca kembali bagi warga Sapphire Residence khususnya kalangan anak-anak yang masih bersekolah.

Tentunya dengan tetap mematuhi protocol kesehatan yang ada, pengunjung perpus diharapkan menggunakan masker dan mencuci tangan serta selalu menjaga jarak dengan yang lainnya. Selain perpustakaan mini, mahasiswi tersebut juga membuat poster ajakan kepada warga agar mau kembali berkunjung ke perpustakaan mini dan tak lupa poster agar warga selalu mematuhi protocol kesehatan yang ada.

Kegiatan Kuliah Kerja Nyata yang dilakukan selama 12 hari ini, berlangsung dengan lancar, baik dari segi persiapan maupun saat pelaksanaan di hari H pelaksanaan Kegiatan KKN dimulai. Warga setempat berharap dengan adanya perpustakaan mini tersebut,bisa membantu mereka dalam membimbing anak-anak agar belajar lebih giat kembali dan bisa menjadi tempat alternatif disaat sedang mengikuti sekolah online. (***)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *