Maling Bendera NKRI di Robatal Sampang Berhasil di Ringkus Tim Gabungan TNI Polri

SAMPANG, RadarBangsa.co.id – Maling bendera merah putih di desa Torjunan kecamatan Robatal kabupaten Sampang diringkus Tim gabungan Koramil dan Polsek Robatal Pada Minggu. (16/8/2021)

Pasalnya, 1001 bendera milik katar torjunan yang bergibar disepanjang 3 KM itu setiap malam selalu raib di gondol maling, sehinga jajaran karang taruna desa torjunan selalu giat melakukan patroli dan bekerja sama dengan Tim gabungan Polisi dan TNI.

Bacaan Lainnya

Kapolsek Robatal AKP Firman Widyaputra Membenarkan perihal kejadian tersebut Terduga pelaku Merupakan Warga Kecamatan Camplong Kabupaten Sampang dan pihaknya sudah memberi sangsi sosial

berupa pemasangan kembali bendera yang di ambil oleh pelaku dan meminta maaf kepada jajaran karang taruna dan masyarakat desa torjunan serta membuat surat pernyataan sikap agar hal ini tidak di ulangi lagi.”Ungkapnya

Ia juga mengingatkan kapada masyarakatnya menjelang hari kemerdekaan indonesia yg ke 76 masih saja ada segelintir oknum yang mencari kesempatan dalam kesempitan. Terlebih lagi saat ini masih pandemi covid-19, Hal ini tentunya sangat kami sayangkan.

Semoga dengan diberikannya sangsi sosial kepada pelaku pengambilan bendera tanpa izin kemaren malam dapat menjadi contoh kepada seluruh masyarakat bahwasanya bendera yg mereka ambil tanpa izin tersebut bukanlah hanya sebatas bendera.

Akan tetapi ada nilai-nilai perjuangan dan penghargaan kepada para pahlawan kita terdahulu.”Tuturnya

Selain itu dengan pemasangan bendera oleh karang taruna dan warga desa torjunan merupakan salah satu cerminan jiwa nasionalisme warga desa torjunan dalam menghargai jasa para pahlawan.

Dengan mengambil tanpa izin ataupun mencuri bendera tersebut tentunya sangat menyakiti hati warga yang sudah bersusah payah menghias desanya dengan 1001 bendera. Karena dibutuhkan tenaga dan upaya yg tidak mudah dalam merealisasikannya.

Dengan adanya pemasangan bendera oleh karang taruna desa torjunan dan masyarakat desa torjunan diharapkan kita semua tetap dapat menyemarakan hari kemerdekaan ini dengan kegiatan kegiatan masyarakat yg positif walaupun hingga hari ini kita masih dalam situasi pandemi.

Tentunya hal itu tidak menjadi alasan bagi kita untuk tetap selalu menghargai jasa para pahlawan terdahulu dan tetap melanjutkan perjuangan para pahlawan tersebut.”Pungkas Firman

Sementara ketua katar Desa Torjunan Heril menyayangkan adanya pengambilan bendera tanpa izin tersebut, sehingga ketika perihal ini terjadi lagi ,pihaknya meminta kepada Petugas yang berwajib agar menindak tegas dan jangan di beri ampun.”Tegasnya

(Wan)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *