Masih Ingat Kasus PJU di Lamongan, Kajari : Sebentar Lagi Calon Tersangkanya Akan Diumumkan

Kajari Lamongan, Dyah Ambarwati saat di wawancarai media usai menggelar upacara HBA. (Dok Foto IST)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Dugaan tindak pidana korupsi penyalahgunaan dana hibah Penerangan Jalan Umum (PJU) tahun 2020, bakal ada penetapan tersangka baru. Hal itu disampaikan langsung oleh Kajari Lamongan dalam peringatan Hari Bhakti Adhyaksa (HBA) yang ke-62 di kantor Kejaksaan Lamongan, Jumat (22/7).

“Perkara yaitu terkait dengan dugaan penyalahgunaan dalam hibah lampu jalan penerangan jalan umum tahun 2020 dalam prosesnya kami masih terus berjibaku. Dan sebentar lagi kita akan segera mengumumkan calon tersangkanya,” ujar Kajari Lamongan, Dyah Ambarwati kepada media usai menggelar upacara HBA.

Bacaan Lainnya

Ia mengungkapkan, dalam perkara PJU ini pihaknya sudah memeriksa saksi-saksi yang berkaitan langsung dengan perkara tersebut. Terkait dengan proses pemeriksaan bisa dilihat di Instagram Kejaksaan Lamongan, siapa saja yang diperiksa, dan dari mana saja, namun untuk nama-namanya kita masih inisialkan.

“Dalam momentum Hari Bhakti Adhyaksa yang ke-62 ini, bapak Jaksa Agung telah memerintahkan kepada kita untuk bekerja lebih profesional lagi, berintegrasi, serta ramah kepada masyarakat. Kemudian juga mengedepankan penegakan hukum yang humanis,” ucap.Kajari.

Selain itu, sambung Kajari, mengenai dengan penanganan perkara baru lainnya masih ada beberapa proses di intelijen dan juga di pidana khusus. Intinya, kata dia, proses-proses yang sudah masuk dalam fakta penyidikan nantinya akan disampaikan secara terbuka.

“Sesuai dengan tema HBA tahun ini, yakni ‘Kepastihan Hukum, Humanis Menuju Pemulihan Ekonomi’. Kalau kemarin penegakan hukum itu tajam ke bawah tumpul ke atas, ya mungkin sekarang kami akan tajam ke atas tumpul ke bawah,” beber Kajari Lamongan.

Menurut dia, dalam peringatan HBA yang ke-62 ini ada tujuh perintah harian dari bapak Jaksa Agung RI Sanitiar Burhanuddin untuk diperhatikan dan dilaksanakan dengan baik dan sungguh-sungguh, sebagai pedoman dalam pelaksanaan tugas kepada seluruh jajaran keluarga besar Adhyaksa.

“Pertama, mendukung penuh kebijakan pemerintah dalam penanggulangan Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional sesuai ketentuan. Kedua, gunakan hati nurani dalam setiap pelaksanaan tugas dan kewenangan, ketiga, ciptakan karya-karya yang inovatif dan terintegrasi yang dapat meningkatkan pelayanan publik,” terang Kajari.

Keempat, lanjut dia, wujudkan kejaksaan digital dalam penyelenggaraan manajemen teknologi informasi dan sistem satu data kejaksaan. Kelima, perkuat asas dominus litis dalam setiap pembentukan peraturan perundang-undangan.

“Kemudian yang keenam, segera sinergitaskan peran penuntutan dan penanganan perkara koneksitas pada Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Militer. Dan terakhir yang ketujuh, jaga marwah institusi dengan bekerja secara cerdas, integritas, profesional, dan berhati nurani,” tutup Kajari.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.