Masyarakat Lamongan Dihimbau Miliki Aplikasi PeduliLindungi

Operasi Patuh Semeru 2021 Sasaran Ditempat Kerumunan Masyarakat, pasar, terminal, dan juga tempat wisata

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id –Pelaksanaan Operasi Patuh Semeru dan dimulai pada tanggal 20 September hingga 3 Oktober 2021 mendatang.

Hal ini disampaikan oleh Kasat Lantas AKP Fybrien Senja Indah Lestari Sadjar, lewat Kanit Dikyasa Ipda Hadi Siswanto. Selasa (28/9/2021).

Bacaan Lainnya

Dikatakan oleh Ipda Hadi, tujuan dari operasi patuh Semeru ini ada empat sasaran.

Pertama, segala bentuk kegiatan masyarakat yang berpotensi menyebabkan cluster baru Covid-19.

Kedua, masyarakat yang tidak patuh akan protokol kesehatan. Ketiga, masyarakat yang tidak disiplin berlalu lintas. Keempat, lokasi rawan, GAR kecelakaan lalu lintas dan rawan kerumunan.

“Himbauan kita lakukan di tempat-tempat yang menimbulkan kerumunan masyarakat seperti halnya pasar, terminal, tempat wisata, tujuannya agar masyarakat untuk patuh.

Ia menyarankan kepada masyarakat, untuk ditempat wisata, agar mendownload aplikasi “PeduliLindungi” demi kebaikan bersama.

Disitu nantinya bisa menscreaning untuk mengetahui kesehatan pengunjung serta bisa mengetahui daerah tersebut apakah daerah berisiko sedang atau berisiko tinggi, sehingga bisa diantisipasi di tempat tersebut.

“Pihaknya menyampaikan, kita akan menerapkan kayak di penerbangan, tempat wisata itu nanti akan sediakan scan barcode jadi cukup membuka aplikasi pedulilindungi,” terangnya.

“Sekarang untuk wilayah Lamongan sendiri sudah memasuki level 1, namun demikian tetap harus kita jaga prokes untuk kedepan lebih baik lagi, tidak naik level lagi, syukur-syukur bisa menjadi zona hijau.

Ia juga menghimbau agar warga tetap mematuhi proses saat beraktivitas keluar rumah, seperti dengan memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan, mencuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer.

“Apabila berkendara agar mematuhi peraturan lalu lintas seperti menggunakan helm, membawa identitas seperti SIM, STNK, dan untuk pengendara mobil atau roda empat agar memakai sabuk pengaman.

Kita budayakan keselamatan sebagai kebutuhan dan untuk bepergian,” pinta Kanit Dikyasa Ipda Hadi.

Dengan harapan digelarnya operasi patuh semeru ini masyarakat akan sadar tentang patuh berlalu lintas, disiplin berlalu lintas, serta sadar akan kesehatan dan bahaya ancaman Covid-19.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *