Matangkan upaya Relokasi, paguyuban PKL taman kota di Sampang gelar pertemuan

SAMPANG, RadarBangsa.co.id – Pengurus Pedagang Kaki Lima (PKL) Taman Kota jalan Jamaludin Sampang Madura Jawa Timur menggelar pertemuan internal

Pertemuan jumat malam 2/4 di Warung lesehan utara Taman Kota (TK) dihadiri 15 PKL dan dipimpin langsung oleh Moh Tinggal selaku Ketua Paguyuban

Bacaan Lainnya

Hadir pula ikut memberikan motivasi Slamet Riyanto S.Sos Kasi PU Restrukturisasi Kemitraan Diskopindang bersama Tenaga Pendamping Pengembangan Bisnis (TP2B).Koperasi dan Usaha Mikro (KUM)

Menurut Moh Tinggal pertemuan internal itu untuk meminta kepaatian dari para PKL yang akan direlokasi khususnya bagi PKL yang biasa berjualan di sisi utara Taman Kota (depan Pemkab)
“Ayo teman teman kita patuhi upaya dari Pemerintah yang mau menata dan membuat nyaman, baik bagi pengunjung Taman maupun PKL,” ujarnya

Setelah dilakukan diskusi serta perdebatan, akhirnya Moh Tinggal menegaskan pada intinya para PKL mau direlokasi ke selatan Taman asalkan sudah disiapkan fasilitas aliran listrik dan air

Pria yang sehari harinya berjualan minuman itu akan melakukan pendataan kembali meminta kepastian para PKL mau melanjutkan atau tidak, selain itu akan berupaya mengajak Anggota baru yang berjualan disisi utara supaya mau dipindah ke tempat relokasi

Ia berjanji minggu malam 4/4 sudah ada kepastian data yang konkrit dan akan menyetorkannya kepada pihak Diskopindag untuk diproses penerbitan Surat Keputusannya

Untuk menambah tenaga baru, Moh Tinggal menambah serta merestrukturisasi Kepengurusan dan disepakati oleh PKL yang lain

Sementara itu Slamet Riyanto SH menjelaskan bahwa upaya relokasi untuk menata dan menertibkan agar membuat nyaman semua pihak
“Kami bukan menghalang halangi warga masyarakat berjualan tetapi untuk menata,” tegasnya

Iya mengungkapkan upaya relokasi PKL ke sisi selatan Taman selain agar tertib, tertata juga keindahan Taman nampak langsung dari luar

Dalam melakukan upaya tersebut melibatkan Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Satpol PP Penegak Perda dan Ketertiban Umum, Diskopindag selaku Pembina dan Pengembangan usaha PKL serta Dishub yang mengatur Lalulintas jalan

Disebutkan berdasar data yang dihimpun oleh TP2B KUM awalnya terdata 50 PKL, namun ada penambahan menjadi 58 PKL

Terkait aspirasi para PKL tentang kewajiban menyediakan fasilitas listrik.dan air, sebenarnya pihak DLH menyatakan sudah menyiapkan

Untuk itu hasil dari pertemuan ini akan dilaporlan kepada Pimpinan supaya menjadi pertimbangan melakukan Rapat Koordinasi kembali dengan OPD terkait khususnya DLH sebelum melakukan eksekusi.

(Her)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *