Melalui Progaram ODF Camat Cisaat Wujudkan cara hidup sehat

  • Whatsapp

SUKABUMI, RadarBangsa.co.id – Yudi  Camat Ciasat mendukung adanya program Open Defecation Free (ODF), yang artinya larangan untuk Buang Air Besar (BAB) sembarangan bagi masyarakat.

Kecamatan cisaat, memiliki 13 desa, Yaitu, Desa Cisaat, Cibatu, Nagrak, Sukaresmi, Sukasari, Sukamanah,, Selajambe, Cibolangkaler, Sukasirna, Babakan, Pada Asih, dan terakhir Desa Sukamantri.

Bacaan Lainnya

Menurut Camat Cisaat, masyarakat yang ada di wilayah pemukiman Cisaat, sangat perlu mendapatkan perhatian kita semua. Salah satunya tentang cara hidup sehat saat ini.

sesuai dengan arahan pimpinan sekaligus instruksi pak bupati sukabumi, no1 tahun 2021, tentang ODF, perlu melakukan langkah-langkah serius, dalam rangka pelaksanaan sosialisasi tersebut agar masyarakat tidak lagi Buang air besar Sembarangan”ujar Yudi, (31/03/2021).

Camat Cisaat, menjelaskan,Pada rapat pertama yang kita laksanakan, kami sudah berkordinasi di desa, salah satunya bersama Desa Cibolang kaler, dengan kepala Desa, kepala Uptd, ketua forum kecamatan Sehat”ungkapnya.

Lanjut, Dalam menandatangani kesepakatan untuk mendukung program ODF, di sini kita mendapatkan dukungan yang sangat bagus dari muspika.”ujarnya .

Sehingga pelaksanaan nya sudah kita mulai sejak minggu kemarin, dengan tahap awal, yaitu pembongkaran tempat atau jamban yang tidak sehat,”

Masi Yudi, dalam pelaksanaannya di lakukan oleh di tingkat Desa beserta jajaran nya,tentu sebelumnya kita sosialisasi dulu ke masyarakat tentang pelaksanaan ODF ini.

” Kemudian Rakor yang kedua ini,kita membahas rencana ke depan nya, bagaimana menindak lanjuti hasil tersebut, kami juga sudah melakukan dalam hal kebaikan, alhamdulilah dukungan dari masyarakat, pengusaha, dan juga instansi cukup bagus”jelasnya.

Saya rasa ke depannya kita Akan memperbaiki WC dan jamban yang tidak sehat ,untuk kita jadi kan tempat dan jamban yang sehat, khususnya bagi masyarakat di wilayah kecamatan Cisaat ini.

“Lanjut, semua Desa kita kelola, di sini tidak ada Desa percontohan, semua Desa kita laksanakan wajib membenahi masyarakat nya dalam hal pembangunan masyarakat yang sehat,”Ujarnya

Untuk pelaksanaannya kita mulai besok, setelah semua desa melaporkan semua jamban yang tisak layak sudah di bongkar, nanti kita lihat, lahan mana yang siap untuk di bangun ,baru kita support tergantung dari kebutuhan desa itu sendiri.

“Harapan saya,dengan pembangunan ini masyarakat bisa lebih sehat, dilingkungannya, lebih bersih, kemudian perilaku hidup sehat nya bisa berjalan, sehingga ke depannya tidak ada lagi yang namanya BAB sembarangan, sehingga tercipta harmonisasi masyarakat dalam kehidupan, khususnya di bidang kesehatan”tutur Yudi,”

(Rs)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *