Memperbanyak Baca Istighfar Bisa Membantu Menyelesaikan Persoalan Hidup

0
64

PATI,JAWA TENGAH, Radarbangsa.co.id – Setiap manusia dimuka bumi ini pasti mempunyai masalah dan kesulitan hidup masing-masing,ada yang ringan dan ada yang berat,tergantung dari sudut mana memandangnya,si kuli tinta ini sengaja mengikuti perjalanan sang tokoh spiritual berziarah ke makam-makam waliyullah di daerah jawa tengah,agar mendapatkan barokah ilmu dan bahan berita yang aktual tajam dan terpercaya, dalam kemasan liputan jelajah wali nusantara,

Benarkah dengan memperbanyak bacaan istighfar bisa mengatasi masalah dan kesulitan hidup ? Berikut,penjelasan Kyai. M. Muzakkin (Gus Zakky Al-Sekanory)Guru Spiritual yang juga pengasuh lembaga pondok pesantren spiritual khusus rehabilitasi sakit jiwa dan narkoba”Dzikrussyifa’ Asma’berojomusti”  di jln,   Sekanor, Desa Sendangagung Paciran Lamongan Jawa timur ini, “Semua manusia pasti punya masalah dan kesulitan hidup,masalah dan kesulitan hidup apapun ini sebenarnya juga bisa kita atasi dengan berhenti melakukan perbuatan dosa,berhenti berbuat dzholim,kemudian beralih dengan melakukan ibadah, memperbanyak bacaan istighfar kepada Allah dengan penuh khusyuk dan taubatan nashukha dll, sebab dengan selalu ingat dan beristighfar pada-Nya,masalah dan kesulitan hidup bisa teratasi,karena hati akan jadi tenang,fikiran jadi padang,dengan begitu, Allah pasti akan jadi cinta dan sayang pada hambanya yang selalu beristighfar itu,”, Tuturnya,saat ditemui awak media,ketika memimpin jamaah ziarah komunitas pecinta wali nusantara,di pesarean Sunan Ngerang Pati,Jawa tengah,(Senin 14/01/2019).

Selain itu, Pria yang juga Ketua Pusat BPAN RI(Badan Penyelamat Aset Negara Republik Indonesia)dan ketua umum JCW   (Jatim Corruption Watch) Provinsi jawa timur ini,membeberkan sebuah kisah religi terkait persoalan hidup seseorang yang diatasi dengan memperbanyak baca istighfar,

“Suatu saat ada seorang yang mengeluhkan masalah kemarau kepada Imam Hasanul Basri. Beliau memberikan solusi dengan menyuruh orang tersebut beristighfar, mohon ampun kepada Allah. Kemudian ada lagi orang yang datang mengadukan masalah kefakirannya, kesusahan hidupnya kepada sang Imam. Beliau pun menyuruh orang itu memperbanyak istighfar. Kemudian datang lagi orang yang lain dengan membawa keluhannya, yakni belum dikarunia keturunan, dan ia mohon didoakan agar mendapatkan keturunan. Terhadap orang ini Imam punmemerintahkannya memperbanyak beristighfar. Dan ada lagi yang datang mengadukan tentang kekeringan kebunnya. Terhadap orang ini pun sang Imam menyarankan agar dia memohon ampun kepada Allah.

Melihat kejadian itu Arrabi` bin Shubaih menyoal,“Beberapa orang yang datang kepada Sampeyan dengan membawa permasalahan yang berbeda, namun sampeyan perintahkan kepada mereka dengan hal yang sama, yaitu minta ampun.”

“Aku tidaklah mengatakan sesuatu dariku, melainkan bahwasanya Allah berfirman dalam surah Nuh:

“Maka aku katakan kepada mereka, mohonlah ampun kepada Tuhanmu, sesungguhnya Dia Maha Pengampun (10) Niscaya Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat (11). dan Dia membanyakkan harta dan anak-anakmu, dan mengadakan untukmu kebun-kebun dan mengadakan puladi dalam nya sungai-sungai (12)”.

Dari cerita tersebut, kita dapat menghambil pelajaran bahwa pintu pertama untuk keluar dari berbagai permasalahan dan kesulitan hidup adalah dengan cara memperbanyak istighfar kepada Allah. Inilah jalan yang disyariatkan oleh Allah yang Maha Tahu akan kebutuhan makhluknya.

Rasulullah Saw bersabda:

“Barang siapa yang melazimkan istighfar, niscaya Allah jadikan baginya kelapangan dari tiap-tiap kesusahan, dan jalan keluar dari tiap-tiap kesempitan, dan Allah berikan rezki dari jalan yang tidak disangka-sangka.”

Satu di antara penghalang terkabulnya doa adalah banyaknya dosa yang kita miliki, baik dosa zahir, maupun batin, baik dosa yang kita sadari maupun yang tidak kita sadari. Oleh karena itu, penghapusnya tidak lain, kecuali dengan jalan mohon ampun kepada Allah.

Allah tidak akan mengazab hambaNya selama hamba itu selalu memohon ampun,dan beristighfar kepada-Nya. Firman Allah Swt :

“Tetapi Allah tidak akan menghukum mereka, selama engkau (Muhammad) berada di antara mereka. Dan tidaklah (pula) Allah akan menghukum mereka, sedang mereka (masih) memohon ampunan.” (QS. Al-Anfal : 33)

Jadi, mari kita merubah sikap ke arah yang lebih baik,dengan senantiasa memperbanyak Istighfar, agar kita selalu mendapat ridho dan diberi kemudahan oleh Allah dalam setiap langkah dan perjalanan hidup ini, Amin.

Demikian kata Gus Zakky,Muballigh muda yang sehari-hari berceramah diberbagai daerah ini dalam mengakhiri pembicaraanya.

Sumber : Suara JCW News
Reporter : Mbak kiki/MM
Publish : Zainuk Arifin

LEAVE A REPLY