Mempermuda Masyarakat Vaksinasi, Puskesmas Cidaun Cianjur Bentuk 7 Tim Untuk Pelayanan

Tim kesehatan dari Puskesmas Cidaun sedang melaksanakan vaksinasi di kampung Simpang Jaya desa Kertajadi

CIANJUR, RadarBangsa.co.id – Dalam rangka percepatan atau akselerasi, sekaligus mempermudah masyarakat mendapatkan vaksinasi tim kesehatan dari puskesmas Cidaun membentuk 7 tim pelayanan setiap hari.

Kepala Puskesmas Cidaun Eman Sulaeman diruangan kerjanya Puskesmas Cidaun, selasa (12/10/2021) kepada RadarBangsa.co.id mengatakan, “Percepatan atau akselerasi Vaksinasi Covid-19 terhadap masyarakat kecamatan Cidaun merupakan keharusan, untuk itu puskesmas Cidaun selama 10 hari dari tanggal 8 sampai 17 oktober 2021diharapkan mendapatkan cakupan sebanyak 5.000 orang (5.000 dosis) selama 10 hari siap vaksin.

Bacaan Lainnya

Untuk memenuhi target tersebut, tim kesehatan diharapkan dapat 500 dosis vaksin 1 (perdana) perhari. Makanya kita mengejar target ke desa-desa dengan membagi 7 tim vaksinasi dengan target 1 timnya itu tidak kurang 100 orang telah siap vaksin perhari. Salah satu contoh hari ini selasa (12/10/2021) vaksinasi covid-19 masal khusus dosis 1; 1. Desa Sukapura kampung Cipendeuy 2. Desa Karyabakti kampung Asisor 3. Desa Cisalak kampung Solokmini 4. Desa Jayapura kampung Ciwaru 5. Desa Kertajadi kampung Simpang Jaya 6. Desa Cidamar kampung Sukamaju 7. Desa Karangwangi kampung Nempel

Jika dalam pelayanan vaksinasi didesa-desa itu dengan sasaran melebihi dari target yang dipersiapkan maka tim kesehatan tetap melayaninya selama stok vaksin masih ada. Dan jika masih tetap habis, di anjurkan untuk datang besoknya, karena besoknya masih ada pelayanan di tiap-tiap desa itu, walaupun titiknya berbeda-beda.

Pelayanan vaksinasi selama 10 hari ini (8-17 oktober 2021) di laksanakan secara berkelanjutan di tiap-tiap desa itu walaupun titik-titik pelayanannya itu berbeda-beda.

Jika hari ini masyarakat mendapatkan vaksinasi dosis pertama maka minimal 28 hari kemudiam baru bisa mendapatkan vaksinasi dosis yang kedua, dan tidak boleh kurang dari waktu itu.

Seseorang yang dinyatakan tidak bisa divaksin itu ada dua kriteria dari hasil diaknosa, 1. Memiliki penyakit bawaan, dan hasil diaknosanya tidak memungkinkan untuk menjalani vaksinasi. 2. Bisa mendapatkan vaksinasi, namun pada saat itu kondisi masyarakat kurang mengizinkan untuk menerima vakainasi makanya di tunda, dia diberi obat, setelah pulih kemudian dilakukan vaksinasinya kembali.

Bagi masyarakat yang telah siap vaksin akan diberikan Surat Keterangan (sertifikat) vaksin, dan bagi masyarakat yang belum menerima vaksin maka bagi mereka tidak diberikan Surat Keterangan. Jika ada masyarakat yang tidak bisa divaksin setelah melalui diaknosa atau pemeriksaan kesehatan, bisa diminta keterangan “tidak bisa vaksin”.

Selain percepatan vaksinasi yang dilaksanakan oleh pihak dinas kesehatan, juga dilaksanakan TNI/POLRI seperti yang diperencanakan besok di desa Cisalak sebanyak 2.000 dosis vaksin. Pelaksananya langsung dari Polres.
Tim kesehatan dari Puskesmas Cidaun sekedar memantau untuk antisipasi jika terjadi kejadian-kejadian seperti sakit dan lainnya.

Untuk mempermudah masyarakat dalam mendapatkan vaksinasi tim kesehatan dari puskesmas Cidaun membentuk 7 tim pelayanan setiap harinya.

Khusus gebiyar vaksinasi terhadap remaja dan pelajar di Cidaun ini sudah ada agendanya inshaa Allah pada hari sabtu tanggal 16/10/2021 itu ada mobil khusus pelayanan vaksinasi dari dinas kesehatan. Namun, giat vaksinasi yang diselenggarakan sekarang ini remaja dan pelajar bisa ikut bagi yang belum mendapatkan vaksinasi.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *