Menparekraf, Terkesan Dengan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Lamongan

  • Whatsapp

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kretaif (Menparekraf) Sandiaga Salahudin Uno optimis perekonomian Lamongan bangkit. Sabtu (05/06/2021) di Ruang Command Center Pemkab Lamongan.

Hal tersebut disampaikan saat Zoom Meeting bersama Bupati Yuhronur dan pelaku ekonomi kreatif Lamongan yang dikemas dalam bentuk Cangkruk Bareng Yak Menteri.

“Saya terkesan dengan wisata Lamongan, paket lengkap adawisata alam, wisata budaya, dan wisata religi. Ditambah dengan pelaku-pelaku ekonomi kreatif Lamongan yang mampu bertahan dan berinovasi dikala pandemi seperti ini. Saya yakin ekonomi Lamongan akan bangkit kembali,” ungkap Sandiaga Uno.

Bupati Lamongan dalam kesempatan yang sama mengungkapkantelah melakukan beberapa terobosan guna memulihkan kembali ekonomi Lamongan yang selama pandemi ini pertumbuhan ekonomi Lamongan telah terkontraksi menjadi-2,65% dari sebelumnya 5,44% di tahun 2019.

“Lamongan memiliki lebih dari 300.000 UMKM dan telah melakukan ekspor beberapa komoditi berupa kain tenun ikat, lobster, kerapu dan produk olahan ikan lainnya.

Melalui Gerakan #AYOBELIPRODUKLAMONGAN kita memfasilitasi produk UMKM masuk ke gerai ritel modern dan sudah ada 16 produk yang lolos kurasi.

Kita juga melakukan misi dagang dengan membuka akses pemasarandan membuat marketplace yang sudah diakui oleh Bank Indonesia  berupa Pasar Online Lmaongan (POL) dan LapakLamongan (Lala),” jelas Bupati Lamongan.

Selain itu, menurut Bupati Yuhronur terobosan juga dilakukan di bidang pariwisata yakni melalui pariwisata tematik seperti Taman Mahoni Kendalifornia (Kendal For Indonesia) di tepiang sungai Bengawan Solo.

Desa Kendal Kecamatan Sekaran, Nautical Tourism berupa Pantai Kutang, Wisata Bahari Lamongan (WBL), Maharani Zoo dan Goa, lokasi tenggelamnnya Van Der Wijk.

Serta Tanjung Kodok Beach Resort, dan Sport Tourism di Desa Tlemang Kecamatan Ngimbang dan Heritage Tourism di Desa Sendangrejo Kecamatan Ngimbang.

Oleh karena itu dalam kesempatan yang sama Bupati Yuhronur meminta dukungan dari Sandiaga Uno untuk memfasilitasi kebangkitan produktif ekonomi kreatif UMKM, dukungan sumberdaya untuk co working space dan fasilitasi rencana pengembangan nautical, sport dan heritage tourism.

Sandiaga Uno pun langsung menanggapi permintaan Bupati Yuhronur tersebut. Beliau mengungkapkan bahwa produk lokal harus diangkat dan bersanding dengan pariwisata.

“Saya mengajak kepada Bupati Yuhronur dan pelaku ekonomi kretif Lamongan untuk meningkatkan sumberdaya dengan upscaling dan recycling. Fokus wisata nusantara, lokasi tenggelamnya Van Der WIjk bisa menarik wisata dalam negeri bahkan luar negeri.

Untuk produk UMKM Lamongan ada Bantuan Insentif Pemerintah (BIP) bisa dimanfaatkan. Jadi nanti bisa tepat sasaran, tepat manfaat dan tepat waktu,” tutur Sandiaga Uno.

Sandiaga Uno juga menekankan agar segera ditindaklanjuti, gerak cepat (gercep), gerak Bersama (geber) dan gerak sampai total (gaspol), berkualitas dan berkelanjutan dan semoga kebangkitan ekonomi Lamongan bisa menjadi lokomotor kebangkitan ekonomi Jawa Timur dan Nasional.

Beliau juga menyarakan agar nantinya desa-desa wisata di Lamongan segera mendaftarkan pada Anugerah Desa Wisata Indonesia Tahun 2021 di www.jadesta.com untuk memacu desa wisata demi membangkitkan perekonomian tanah air.

Dalam Cangkruk Bareng Yak Menteri ini selain dihadiri oleh Bupati Yuhronur juga dihadiri oleh Ketua Umum OK OCE Ina Makmur Jawa Timur Joko Dwi Tanto, Ketua PKPRI Lamongan Siswo dan pelaku ekonomi keratif lainnya.

Beberapa diantaranya yakni Bumdes Mandiri Kendalifornia, Komunitas kreatif kopi dari biji juwet dan Handicraft R & D.

  (ifu/har)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *