Menyemut Hingga Menghalangi Keindahan dan Estetika, PKL Area Taman Kota di Sampang Perlu Dirapikan

  • Whatsapp
PKL yang mengelilingi area Taman Bunga (TB) depan Pemkab Sampang

SAMPANG, RadarBangsa.co.id – Dengan semakin bersoleknya Taman Bunga (TB) salah satu Taman Kota yang ada di depan kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang Madura Jawa Timur memancing kehadiran para Pedagang Kaki Lima (PKL)

Bak menyemut, kini area Taman di kelilingi oleh berjejernya PKL hingga keindahan dan estetika Taman terhalang

Read More

Para PKL ini merupakan masyarakat Sampang yang sebelumnya mangkal di jalan protokol dan sebagian merupakan Pedagang keliling

Pada umumnya PKL yang mengelilingi area Taman Bunga menjual minuman dan kopi, ada bakso, pentol serta mainan

Kondisi itu disikapi oleh aktivis Lembaga Business Development Service (BDS) Cabang Sampang senin 17/2

Menurut Elmi Furdaus Amd salah satu karakter dari pelaku usaha strata PKL selalu mencari tempat keramaian yang di anggap strategis untuk melakukan usahanya

Jika Pemkab jeli dan ingin mengembangkan pusat keramaian berbasis pelaku usaha maka tinggal menciptakan fasilitas pendukung yang memancing pengunjung seperti taman, tempat nongkrong, arena olahraga, arena permainan dan sejenisnya
“Ada gula ada semut, merupakan hukum alam yang harus di maknai positif,”ujarnya tersenyum

Lanjutnya, jika sudah ada fasilitas itu maka PKL akan datang dengan sendirinya tidak perlu mengkondisikan apalagi sampai mengajak berjualan untuk meramaikan lokasi

Namun upaya selanjutnya merencanakan pemetaan dan penataan agar tertata rapi serta tidak mengganggu pengunjung maupun area yang ada

Seperti halnya para PKL yang mengelilingi area Taman Bunga (TB) depan Pemkab Sampang

Saat ini terkesan tidak rapi dan menghalangi keindahan serta estetika Taman yang semakin dipercantik oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sampang

Bahkan dengan tidak teraturnya penempatan PKL berdampak kepada suasana Taman yang terkesan kumuh dan kurang nyaman

Jadi Ia berharap Pemkab melakukan langkah untuk merapikan dan menata keberadaan para PKL di area TB

Ditambahkan, langkah yang perlu dilakukan yakni pendataan, pemetaan dan mencari lokasi strategis dan nyaman disekitar lokasi sehingga tidak mengganggu pengunjung, tidak menghalangi keindahan Taman, sementara PKL bisa berjualan dengan aman dan tenang

Saat di konfirmasi Plt Kepala DLH Sampang Faisol Ansori SP M.Si melalui Imam Irawan ST MM Kabid Konservasi Rehabilitasi Lingkungan dan Pertamanan mengungkapkan apa yang di sarankan aktivis BDS sudah menjadi atensi DLH selaku pengelola Taman Kota
“Saya sudah melakukan langkah rencana merapikan dan menata PKL di area TB, Terima kasih masukannya dan akan ditindaklanjuti,”tutur Imam Irawan ST MM senin 17/2

Langkah yang dimaksud melakukan pendataan PKL dan berkoordinasi dengan Dinas terkait yang menangani PKL

Rencananya setelah pemetaan para PKL akan ditempatkan di sisi selatan area TB, sementara disekeliling lainnya akan dikosongkan

Tahapan berikutnya setelah duduk bersama dengan Dinas terkait baru Sosialisasi kepada PKL yang sudah terdata

Diakui keberadaan PKL di area Taman sangat mengganggu karena keindahan Taman akan terhalangi

Namun ditegaskan upaya itu bukan untuk menggusur apalagi menghalang halangi pelaku usaha berjualan, tetapi upaya menertibkan dan merapikan PKL supaya pihak yang lain tidak merasa terganggu. (Her)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *