Mutasi Jabatan 129 ASN, Bupati Gresik Inginkan Pelayanan Maksimal Pada Masyarakat

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, saat melantik pejabat Asn, Kamis (17/11) (ist)

GRESIK, RadarBangsa.co.id – Sebanyak 129 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kabupaten Gresik, dilantik dan diambil sumpah oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Kamis (17/11).

Dalam kesempatan tersebut, Gus Yani sapaan Bupati Gresik mengharapkan dengan pelantikan ini dapat mendorong kinerja para ASN dalam melayani masyarakat Gresik.

Bacaan Lainnya

“Jangan sampai sudah dilantik tidak bisa menjalankan tugasnya dengan baik. Maka berikan pelayanan yang terbaik, kolaborasi bersama jangan hanya sebagai tagline saja. Tapi harus terealisasi, maka semua harus bergerak bersama-sama.” ucap Gus Yani.

Sebagai informasi, 129 ASN yang dilantik tersebut terdiri dari, Jabatan Pengawas Tinggi Pratama (8 orang), Administrator (26 orang), Pengawas (45 orang), Kepala Puskesmas (3 orang), Kepala Sekolah (23 orang), dan Fungsional (24 orang).

Tidak hanya peserta pelantikan, hadir pula Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, Ketua DPRD Gresik Abdul Qodir, Sekretaris Daerah Kabupaten Gresik Ahmad Washil Miftahul Rahman, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Gresik Nurul Haromain Ali Akhmad Yani, dan Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Gresik Siti Qomariyah Ahmad Washil.

Selain itu, Gus Yani juga mengingatkan, di tahun 2023 depan masih banyak program yang perlu dijalankan. Untuk itu, Gus Yani menaruh harapan besar dalam partisipasi seluruh ASN di Gresik khususnya yang dilantik hari ini.

“Tahun depan kita masih banyak program yang perlu dijalankan, baik itu peningkatan, pendapatan, pembangunan, infrastruktur, dan lain sebagainya. Khususnya pembangunan rumah sakit di kawasan Gresik selatan yang ditargetkan akan selesai diakhir 2023 mendatang. Nah, ini yang jadi PR kita.” ujarnya.

Gus Yani juga memberikan perhatian khusus kepada Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Gresik yang baru Muhammad Hari Syawaludin. Bupati tegaskan Dispendukcapil merupakan hulu dari semua program yang dicanangkan oleh Pemerintah Kabupaten Gresik.

“Maka perbaikan data menjadi kunci Dispendukcapil, karena banyak programnya yang menjadi dasar kebijakan kita semua. Mulai dari program dinas sosial, kesehatan, pertanian, pendidikan, dinas pemberdayaan masyarakat desa, dan dinas-dinas terkait yang lain.” tandasnya.

Dengan demikian, Dispendukcapil diharuskan untuk bersinergi dengan seluruh kedinasan di lingkungan Kabupaten Gresik. Utamanya dalam perbaikan data kemasyarakatan. Gus Yani juga mengharapkan program yang sudah ada seperti pembuatan KTP dan kartu keluarga tetap digencar tidak sampai kendor.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *