Negosiasi Kelonggaran Tarif Impor Dimulai, China Tetap Aman

- Redaksi

Jumat, 18 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Novyan Bakrie  (Dok ANTARA)

Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Novyan Bakrie (Dok ANTARA)

JAKARTA, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Indonesia tengah berupaya melobi Amerika Serikat (AS) agar mendapatkan kelonggaran tarif impor. Namun langkah tersebut dipastikan tak akan mengganggu hubungan bilateral yang selama ini telah terjalin erat dengan China.

“Jadi, selain kita tentunya berusaha untuk menjalani relasi yang baik, bernegosiasi dengan Presiden Trump, tapi dengan China itu hubungan terus dijaga,” kata Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Anindya Novyan Bakrie, Kamis (17/4/2025).

Pernyataan itu disampaikan Anindya usai menghadiri perayaan 75 tahun hubungan diplomatik Indonesia–China di Jakarta.

Menurut Anindya, hubungan dagang antara Indonesia dan China telah memberi manfaat besar, khususnya dalam ekspor komoditas seperti stainless steel atau baja tahan karat.

“Malah yang menarik, selama tujuh tahun terakhir, yang tadinya lebih banyak kita menerima (impor), ternyata kita bisa berhasil mengirim atau ekspor lebih besar. Terutama dalam hal stainless steel,” ungkapnya.

China juga tercatat aktif menanamkan investasi di Indonesia, khususnya dalam proyek hilirisasi. Kehadiran investasi tersebut dinilai memberikan nilai tambah yang signifikan bagi ekonomi nasional.

Lebih lanjut, Anindya menyampaikan bahwa Kadin berencana mempererat kerja sama dengan China melalui kunjungan ke beberapa kota besar di negara tersebut sebelum akhir 2025.

“Tadi saya juga lapor kepada Duta Besar China, bahwa sebelum akhir tahun Kadin ingin membuat suatu trip atau perjalanan ke China, tapi di luar Beijing dan Shanghai, mungkin tiga kota untuk melihat apa yang kita bisa pelajari,” ujarnya.

Dalam kunjungan tersebut, Kadin bakal menyoroti bidang-bidang strategis seperti industrialisasi, kesehatan, pendidikan, hingga teknologi.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Saat Daerah Lain Melambat, Jawa Timur Justru Moncer, Khofifah Raih Dua Penghargaan Nasional Sekaligus
Gubernur Khofifah Raih Dua Penghargaan Nasional, Jawa Timur Diakui Penggerak Ekonomi dan Ketahanan Pangan
Bobby Nasution Resmi Nyalakan Mesin Sensus Ekonomi 2026, Seluruh Pelaku Usaha Sumut Akan Didata
Sedekah Bumi di Sudipayung, Warga Doa Bersama agar Tanaman Terhindar Serangan Hama
Sidoarjo Tancap Gas Benahi Jalan Rusak dan Banjir, Subandi Minta Proyek Prioritas Dipercepat
181 Ribu Warga Sidoarjo Dapat Beras dan Minyak Gratis, Subandi Turun Langsung Beri Peringatan Keras
1.452 Petugas Turun ke Lapangan, Sidoarjo Gelar Pendataan Ekonomi Terbesar dalam 10 Tahun
130 Dapur MBG Terdaftar di Pasuruan, Bupati Rusdi Turunkan Satgas Awasi Kualitas Makanan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 09:55 WIB

Saat Daerah Lain Melambat, Jawa Timur Justru Moncer, Khofifah Raih Dua Penghargaan Nasional Sekaligus

Jumat, 12 Juni 2026 - 09:49 WIB

Gubernur Khofifah Raih Dua Penghargaan Nasional, Jawa Timur Diakui Penggerak Ekonomi dan Ketahanan Pangan

Jumat, 12 Juni 2026 - 00:36 WIB

Sedekah Bumi di Sudipayung, Warga Doa Bersama agar Tanaman Terhindar Serangan Hama

Jumat, 12 Juni 2026 - 00:33 WIB

Sidoarjo Tancap Gas Benahi Jalan Rusak dan Banjir, Subandi Minta Proyek Prioritas Dipercepat

Jumat, 12 Juni 2026 - 00:28 WIB

181 Ribu Warga Sidoarjo Dapat Beras dan Minyak Gratis, Subandi Turun Langsung Beri Peringatan Keras

Berita Terbaru