Nurul Istri Caleg PDIP Kota Probolinggo laporkan Sutanto atas Perampasan Tas ke Polisi

0
225
Ket foto : Sutanto di Bawaslu Melaporkan Nurul atas Money Politic (kiri ) Dan Nurul (Kanan) dikantor Polsek Wonoasih melaporkan Sutanto atas perampasan Tas Miliknya

PROBOLINGGO.radarbangsa.co.id.Nurul (51) Istri seorang caleg di Kota Probolinggo, Jawa Timur,melaporkan Sutanto caleg dari Partai Berkarya ke polsek Wonoasih no LP 26/IV/2019/Jatim/resmob TA/sek/WNH tanggal 14 April 2019.

Pasalnya Sutanto dilaporkan telah merampas Tas dan HP miliknya,usai melapor Nurul kepada awak Media menyampaikan ketika dirinya berada diumah sahabatnya diperumahan Prasaja Mulya Kecamatan Kedupok ketika hedak meninggalkan rumah sahabatnya tiba tiba Sutanto warga Perum Prasaja mulya menghampiri dirinya serta merampas Tas berisi uang serta HP miliknya dan Tas saya oleh sutanto bawah ke Banwaslu seta melaporkan saya telah membagi bagikan uang kepada masyarakat di Perum Prasaja Mulya,sejumlah uang dan sejumlah amplop dan stiker suami saya.

Masih menurut Nurul yang juga ASN di Dinas Diskoperidag kita Pobolinggo tidak ada satu niatan sedikitpun dihati saya untuk membagi bagikan uang kepada masyarakat agar masyarakat berkenan memilih suami saya dalam pileg.

“Saya ASN tahun dan mengerti aturan serta larangan ASN untuk lkut serta berkampanye mendukung salah satu caleg meski itu suami saya tidak mungkin itu saya lakukan,”ujarnya.

Uang itu adalah uang belanja untuk kegiatan pengajian dirumah saya ujarnya kecuali saya kedapatan pas bagi bagi amplop ada uangnya kepada warga itu saya dapat diperkarakan, tetapi ini tas ditangan saya ketika hendak mininggalkan rumah teman saya tas saya diambil paksa untuk mitu Sutanto yang juga Nyaleg dari partai Bekarya saya lapokan perampasan di kantor Polisi Wonoasih,”ungkapnya

Sementaa itu menurut Sutanto ketika berada dikantor banwaslu didalam tas Nurul ditemukan sejumlah uang serta amplop serta stiker serta catatan himbauan nyoblos Mochammad Bebun serta amplop berisi uang sebesar seratus ribu rupiah Pembagian uang dilakukan dalam amplop yang dilengkapi kertas tata cara pencoblosan caleg atas nama Mochammad Bebun, yang tak lain adalah suaminya sendiri. Mochammad Bebun sendiri, merupakan caleg Dapil II Kademangan – Kedopok. Dengan nomor urut 7, dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P).

Berdasar informasi yang dihimpun, penangkapan itu dilakukan oleh salah satu warga Perum Prasaja Mulya, Kelurahan/Kecamatan Kedopok, Kota Probolinggo, bernama Sutanto.Sabtu (13/4/2019) siang, Sutanto menemukan Nurul, sedang membagikan sejumlah uang kepada warga di sekitar Perum Prasaja Mulya. Nurul ditemui di Kantor Bawaslu.

Sutanto juga menjelaskan, bahwa uang yang ditemukan di dalam amplop dan tas yang dibawa oleh Nurul sejumlah Rp 1.900.000. Uang tersebut, langsung diamankan oleh Bawaslu.

“Ya, uangnya sejumlah 1 juta 9 ratus, di dalam tas yang sebagian sudah di amplop. Ada yang berisikan 200 dan 100 ribu rupiah per amplopnya,” imbuh Sutanto.

Sementara itu, Komisioner Bawaslu Kota Probolinggo, Ilmiyah mengatakan, bahwa temuan dugaan politikuang tersebut, sudah dapat dipastikan kebenarannya. Karena didukung dengan bukti-bukti yang sudah memadai.

“Ya ini sudah dapat dipastikan money politics karena sejumlah bukti sudah jelas dan sudah dapat diproses. Untuk tindak lanjutnya, Bawaslu Kota Probolinggo masih mengumpulkan sejumlah saksi. Untuk sanksi pasti sudah, namun kami perlu saksi dan segera memproses temuan ini,” tandas Ilmiyah.(NN)

LEAVE A REPLY