Obrolan Warga Desa Bumi Jawa Terbukti, Jalan Baru Selesai Sebagian Sudah Ambles dan Retak

  • Whatsapp

LAMPUNG TIMUR, RadarBangsa.co.id – Proyek peningkatan pengerasan dan pelebaran badan jalan sepanjang 13 km dari titik ( 0 ) nol yakni Dusun 01 Desa Bumi Jawa Kecamatan Batanghari Nuban hingga Desa Totoharjo Kecamatan Purbolinggo Lampung Timur.

Baru selesai satu bulan yang lalu, kini jalan tersebut sudah mulai Ambles di bagian bibir Birem Jalan yang Ada di jalan Bumi Jawa kecamatan Batanghari nuban kabupaten Lampung timur.

Bacaan Lainnya

Hal ini di bicarakan Warga sekitar desa Bumi Jawa M. Nasir. Minggu (/23/10/21)

Pasalnya, proyek tersebut Baru Selesai Satu Bulan yang lalu.Kini Jalan tersebut Sudah mulai ambles dan Retak. Mungkin kerjaan ini penuh dengan penyimpangan anggaran yang di Sediakan tidak sesuai RAB

Dan pada waktu itu kerjaan ini baru mulai Sudah Di keritik Berbagai Dari Media Online, maupun Dari siaran Setriming. Yang diungkapkan, Hi.Imron (56) salah satu warga dusun 7 Desa Bumi Jawa Batanghari Nuban mengatakan, bahwa pembangunan jalan Anternatif ,antara Desa Bumi Jawa hingga Desa Totoharjo Purbolinggo tersebut sangat buruk

”Awalnya bangun jalan di vibro dulu, harusnya ada pemadatan pake Vibro lagi, Kalau ini enggak ada pemadatan, itukan ada yang pecah. Kelihatan itu silahkan lihat aja,” ujar Imron kepada sejumlah awak media di lokasi

Dia juga meminta, pada Waktu itu,kepada pihak rekanan yang mengerjakan proyek pembangunan jalan tersebut kerja lebih baik.

” Kalau saya itu, kesatu kerjaan yang bagus. Kedua kalau lahannya bagus hasilnya kuat. Kalau lahannya enggak kuat, nanti enggak bakal bagus.

Ahirnya pembicaraan H.Imron.Itu sudah terbukti. Kerjaan yang ada di Desa Bumi Jawa Kecamatan Batanghari Nubar.Baru Selesai Sebagian Sudah Ambles dan Retak.

Ini sangat mnengandung Arti, Ketidakberesan pihak rekanan didalam mengerjakan proyek pembangunan jalan Tersebut, terlihat tidak adanya papan informasi plang yang menjelaskan nama pihak rekanan pemenang tender dan nilai pagu anggaran. Yang di sediakan oleh dinas pekerjaan umum.PU.dan dari segi ketebalan jalan pun terlihat tipis 2 setengah Senti.

Mungkinkah ini cara untuk mengambil hasil keuntungan yang lebih besar dengan cara seperti ini.

Selain itu, pada saat mengerjakan pengaspalan tidak ada satupun pengawas dari pihak Konsultan rekanan ataupun dinas PU Kabupaten Lampung Timur. Sehingga diduga dalam pengerjaan proyek pembangunan jalan tersebut asal – asalan Mengakibatkan Jalan Tersebut Jadi Ambles Dan Retak.

Untuk itu dari Wakil Rakyat DPRD Bupati Lampung timur, atau dari PPK Pejabat pembuat keputusan proyek tersebut yang ada di lingkungannya dinas PU Kabupaten Lampung timur agar bisa turun gunung untuk mengkroscek kerjaan jalan Jojog sebagian sudah Ambles retak

Dan bila kerjaan ini di biarkan berjalan begitu saja oleh dinas terkait, kemungkinan besar bisa merajut dengan pihak rekanan lain karena sudah ada contoh yang tidak enak di lihat oleh publik.

Ini akan menjadi titik contoh kelemahan bagi pemerintahan kabupaten Lampung Timur dalam Melaksanakan Pembangunan infrastruktur yang ada di kabupaten Lampung Timur

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *